Breaking News:

Bencana Kekeringan Masih Terjadi di Kabupaten Cirebon, Warga Sampiran Sulit Mendapatkan Air Bersih

Bencana Kekeringan Masih Terjadi di Kabupaten Cirebon, Warga Sampiran Sulit Mendapatkan Air Bersih

Tribuncirebon.com/Hakim Baihaqi
Warga Desa Blok Sampiran membawa jeriken dan ember berdatangan ke lokasi sumur pantek untuk mendapatkan air bersih. (Tribuncirebon.com/Hakim Baihaqi) 

BPBD Kabupaten Cirebon pun mencatat, di Gebang sebanyak satu desa, Greged satu desa, Gegesik satu desa, Gunung Djati empat desa, Kaliwedi satu desa, Klangenan satu desa, Talun satu desa, Slangit satu desa, Suranenggala dua desa, Panguragan dua desa, dan Sedong satu desa.

Berharap Turun Hujan

Warga Blok Sampiran, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, berharap hujan dapat segera turun di wilayah tersebut, sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi.

‎Kanija (60), warga Blok Sampiran, mengatakan, kalau hujan sudah sering turun di Kabupaten Cirebon, sumur miliknya dan warga lainnya kembali terisi, sehingga tidak perlu susah payah untuk antre.

"Padahal daerah lain sudah musim hujan, di sini cuma mendungnya saja," kata Kanija di Blok Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (14/11/2019).

Di Blok Sampiran‎, untuk mendapatkan air bersih warga memanfaatkan sumur pantek yang dibangun oleh pemerintah setempat, sumur tersebut berada di tengah permukiman‎ penduduk.

Warga Desa Blok Sampiran membawa jeriken dan ember berdatangan ke lokasi sumur pantek untuk mendapatkan air bersih.
Warga Desa Blok Sampiran membawa jeriken dan ember berdatangan ke lokasi sumur pantek untuk mendapatkan air bersih. (Tribuncirebon.com/Hakim Baihaqi)

Setiap pagi warga di Desa Blok Sampiran berdatangan ke lokasi sumur pantek untuk mendapatkan air bersih, warga yang datang ke lokasi tersebut membawa sejumlah jeriken air.

Setibanya di lokasi sumur pantek, jeriken-jeriken tersebut pun kemudian dijajarkan tepat di depan pintu sumur yang di dalamnya juga, terdapat fasilitas mandi cuci kakus (MCK) umum‎.

"Kalau pake air sumur pantek kan tidak bisa banyak-banyak, gak enak sama warga lainnya," katanya.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati Kabupaten Majalengka memprediksi awal musim hujan di Wilayah III Cirebon dan sekitarnya mengalami kemunduran dibanding biasanya.

Halaman
1234
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved