Anak Bupati Tembak Kontraktor

Anak Bupati Majalengka Tembak Kontraktor Sampai Terluka Parah, Persoalan Utang, Sebelumnya Berkelahi

Juru Bicara Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Majalengka, Arief Chaidir angkat bicara soal pelaporan Irfan Nur Alam. . .

Anak Bupati Majalengka Tembak Kontraktor Sampai Terluka Parah, Persoalan Utang, Sebelumnya Berkelahi
Kolase
Ilustrasi penembakan, Bupati Majalengka Karna Sobahi 

Melihat pihaknya diserang, salah satu teman Arief mengabarkan kepada Irfan tentang perisitwa penyerangan itu.

"Kebetulan Irfan sedang berada di Bandung. Irfan kebetulan diperjalanan pulang dari Bandung diberitahu tentang hal itu. Supaya tidak terjadi kegaduhan di Cijati, maka oleh Irfan dijanjikan ketemu di Sakura Cigasong," kata Arief.

Dikatakan Arief, Irfan langsung menuju ke TKP.

Setibanya di lokasi, suasana ternyata sudah rusuh, adapun perkelahian sudah terjadi.

"Pihak gerombolan penyerang dengan senjata tajam berhadapan dengan tangan kosong. Pihak Panji berjumlah 20 orang, kami 40 orang," ujarnya.

Arief menambahkan, Irfan langsung turun dari mobil karena melihat perkelahian

Sontak, Irfan langsung mengambil senjata api, kemudian menembakan senjatanya tersebut ke atas.

"Pada saat bersamaan Panji sebagai pimpinan penyerang merebut senjata tersebut, Irfan dibantu Handoyo (teman Irfan) dan terjadilah perebutan senjata dan saat itu senjata meletus dan kena ke tangan Panji penyerang dan Handoyo tangannya," ucap Arief.

Fix, Irfan Nur Alam adalah anak Bupati Majalengka Karna Sobahi

Bupati Majalengka, Karna Sobahi.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Bupati Majalengka Karna Sobahi membenarkan pria bernama Irfan Nur Alam adalah anak kandungnya. Irfan disebut-sebut terlibat kasus penembakan pengusaha konstruksi bernama Panji Pamungkasandi (40) pada Minggu (10/11).

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved