TERKINI, Temuan Batu Bata Kuno Tilas Candi di Indramayu, Balai Arkeolog Ungkap Temuan Baru
Temuan batu bata kuno yang diduga kuat merupakan bagian dari bangunan candi Hindu Budha akhirnya diteliti
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Temuan batu bata kuno yang diduga kuat merupakan bagian dari bangunan candi Hindu Budha akhirnya diteliti langsung oleh Balai Arkeologi (Balar) Jawa Barat.
Batu bata dengan ukuran panjang 35 centimeter, lebar 20 centimeter dan tebal 8-10 centimeter itu ditemukan oleh anggota Polsek Lelea, Brigadir Rusmanto di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Saat itu ia menemukan batu bata kuno tersebut atas permintaan sesosok jin biksu. Jin biksu itu selalu menemuinya dan meminta Brigadir Rusmanto menyelamatkan sisa puing candi Hindu-Budha tersebut.
Pantuan Tribuncirebon.com, penelitian terhadap batu bata kuno itu dipimpin langsung oleh Kepala Balar Jawa Barat, Deni Sutrisna MHum didampingi oleh dua orang peneliti utama bidang arkeologi klasik Nanang Saptono dan Endang.
Mereka menyisir dan melakukan penelitian di beberapa titik di Desa Sambimaya, yakni di Blok Dingkel, gundukan tanah di Blok Sambi Lawang lor, gundukan tanah di Blok Kontol Kobong, dan gundukan tanah di Blok Buyut Siwur.
Ketua Balar Jawa Barat, Deni Sutrisna mengatakan, penelitian yang dilakukan pihaknya saat ini masih tahap penelitian awal.
Masyarakat juga diminta untuk bisa bersabar menanti hasil penelitian secara keseluruhan.
• UPDATE Temuan Batu Bata Kuno di Indramayu, Pakar Arkeolog Ungkap Fakta Candi di Indramayu
• Ahli Candi Indonesia Sebut Batu Bata Kuno yang Ditemukan Polisi di Indramayu Berasal Dari Abad 12-13
• ADA Bukti Sejarah Candi di Indramayu Berupa Batu Bata Kuno Tapak Kaki Anjing, Ternyata Ini Artinya
"Kita belum bisa menyimpulkan terkait temuan yang ada di Sambimaya ini. Perlu ada penelitian lanjutan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com seusai penelitian, Minggu (10/11/2019).
Namun, berdasarkan penelitian sementara yang dilakukan pihaknya dalam dua hari ini, Balar Jawa Barat menemukan beberapa temuan baru.
Yakni, sejumlah fragmen tembikar, pecahan batu bata dengan ukuran beragam, dan struktur bangunan batu bata dengan profil pada sisi-sisinya.
Selain itu, Balar Jawa Barat juga menemukan sebuah lempeng batu, makam yang konon merupakan makam sesepuh desa, dan bekas kolam atau sumur yang kondisinya tertutup tanah.
Temuan-temuan itu ditemukan setelah Balar Jawa Barat melakukan metode survey permukaan.
Tidak hanya itu, Balar Jawa Barat juga melakukan metode wawancara kepada masyarakat terkait keberadaan temuan tersebut.
Mereka mencoba mengaitkan sejumlah temuan dengan cerita-cerita yang berkembang di masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/rusmanto12.jpg)