ADA Bukti Sejarah Candi di Indramayu Berupa Batu Bata Kuno Tapak Kaki Anjing, Ternyata Ini Artinya

Batu bata kuno yang ditemukan seorang anggota Polsek Lelea, Brigadir Rusmanto diketahui memiliki sebuah penanda di permukaannya.

ADA Bukti Sejarah Candi di Indramayu Berupa Batu Bata Kuno Tapak Kaki Anjing, Ternyata Ini Artinya
ISTIMEWA
Potret Batu Bata kuno yang menunjukkan goresan tapak anjing, Jumat (25/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Batu bata kuno yang ditemukan seorang anggota Polsek Lelea, Brigadir Rusmanto diketahui memiliki sebuah penanda di permukaannya.

Pada permukaan batu bata kuno dengan ukuran panjang 35 centimeter, lebar 20 centimeter dan tebal 8-10 centimeter itu terdapat tanda seperti tapak kaki anjing.

Batu bata kuno itu ditemukan Brigadir Rusmanto di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu pada Jumat (25/10/2019) lalu.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan, tanda tapak kaki hewan sebagai petunjuk batas dari suatu daerah.

"Dalam sebuah candi memang biasanya ada tanda seperti ini untuk menandakan batas wilayah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (29/10/2019).

Selain sebagai batas wilayah, tapak hewan ini juga dapat diasumsikan sebagai titik batas pengembaraan sang biksu yang menyebarkan agama Hindu-Budha tersebut.

Ia menjelaskan, setiap candi memiliki tanda batas yang berbeda-beda tergantung dari daerah candi itu berlokasi.

Ada yang memiliki tanda seperti Harimau, Gajah, dan lain-lain.

Potret Batu Bata Kuno yang menunjukkan goresan tapak anjing, Jumat (25/10/2019).
Potret Batu Bata Kuno yang menunjukkan goresan tapak anjing, Jumat (25/10/2019). (Istimewa)

Adapun yang ditemukan di Kabupaten Indramayu, yakni sebuah tanda menyerupai tapak kaki anjing.

Tanda ini sama persis dengan tanda yang terdapat pada batu bata kuno di Candi Bojongmenje Bandung.

"Ini menandakan sebagai tanda per tanda atau patok, kalau di sini mungkin tapak anjing ini," ujar dia.

Batu Bata Kuno Temuan Rusmanto Yang Sering Didatangi Jin Berwujud Biksu Bisa Bongkar Sejarah Ajaran

Mengaku Sering Didatangi Jin Berwujud Biksu, Brigadir Rusmanto: Dia Bicara Pakai Bahasa Indramayu

Brigadir Rusmanto Diminta Sosok Jin Biksu Untuk Merawat Puing-puing Sisa Candi

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang temuan kuno tersebut, pihaknya juga akan mengundang Balai Arkeologi (Balar) Jawa Barat untuk terjun langsung meneliti temuan kuno tersebut ke Indramayu.

"Balar Jawa Barat akan mengirim tim termasuk kepalanya ke sini, bersama ahli klasik untuk melakukan penelitian," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved