Brigadir Rusmanto Diminta Sosok Jin Biksu Untuk Merawat Puing-puing Sisa Candi

Brigadir Rusmanto menjelaskan, sosok jin biksu menerangkan bahwa candi-candi tersebut berjumlah lebih dari satu.

Brigadir Rusmanto Diminta Sosok Jin Biksu Untuk Merawat Puing-puing Sisa Candi
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Brigadir Rusmanto saat menunjukkan lokasi temuan batu bata kuno di sebuah lahan perkebunan di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Senin (28/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Puluhan batu bata kuno yang ditemukan seorang anggota Polsek Lelea, Brigadir Rusmanto diduga kuat merupakan bagian dari struktur bangunan Candi Hindu-Budha.

Candi itu dahulunya adalah pusat penyebaran agama Hindu-Budha pada masa sebelum penyebaran agama Islam masuk ke Indramayu.

Brigadir Rusmanto menjelaskan, sosok jin biksu menerangkan bahwa candi-candi tersebut berjumlah lebih dari satu.

Vina Garut Sakit, Begini Kondisinya Setelah Lawan 3 Pria Diatas Ranjang Hingga Video Pornonya Viral

Ashanty Bongkar Urusan Ranjang Dengan Sang Suami, Sebut Anang Minta Berhubungan Badan Setiap Hari

Brigadir Rusmanto saat ditemui di Mapolsek Lelea, Indramayu, Senin (28/10/2019).
Brigadir Rusmanto saat ditemui di Mapolsek Lelea, Indramayu, Senin (28/10/2019). (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Candi itu tersebar di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Juntinyuat dan Kecamatan Karangampel. Dahulunya candi itu adalah rumah sekaligus tempat berlatih sosok biksu ini.

"Saya diminta untuk menyelamatkan dan merawat puing-puing yang tersisa itu," ujar dia.

Midnight in Atlantis, Acara Spesial yang Disiapkan Aston Cirebon untuk Menyambut Tahun Baru 2020

Sosok jin biksu juga menerangkan, alasan candi-candi tersebut tersebar ke berbagai titik yaitu guna menyebar luaskan agama Hindu-Budha di Indramayu.

Fenomena ini persis seperti kondisi candi-candi lain di Indonesia yang posisinya saling menyebar. Ada tempat khusus berlatih, asrama, beribadah, dan lain-lain.

Brigadir Rusmanto saat mengantar Yayasan Tapak Karuhun Nusantara ke lokasi penemuan batu bata yang diduga kuat tilas bangunan Candi Hindu-Budha di Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (25/10/2019).
Brigadir Rusmanto saat mengantar Yayasan Tapak Karuhun Nusantara ke lokasi penemuan batu bata yang diduga kuat tilas bangunan Candi Hindu-Budha di Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (25/10/2019). (ISTIMEWA)

Meski demikian, sosok biksu yang menemuinya itu tidak menerangkan secara detail tahun berapa candi tersebut dibuat.

Ia juga menerangkan bahwa ajaran Hindu-Budha di Indramayu pada masa itu hilang tergerus karena masuknya penyebaran agama Islam ke Indramayu.

Empat Kios di Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya Hangus Terbakar

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved