Pria Ini Malu Karena Kepergok Sedang Berhubungan Badan Bukan Dengan Wanita Tapi Dengan Benda Ini

Pria Ini Malu Karena Kepergok Sedang Berhubungan Badan Bukan Dengan Wanita Tapi Dengan Benda Ini

Pria Ini Malu Karena Kepergok Sedang Berhubungan Badan Bukan Dengan Wanita Tapi Dengan Benda Ini
()
Ilustrasi 

Ia mengaku menikmati hubungan fisik dengan Saori, pasalnya boneka tersebut mau melakukannya tanpa uang.

Senji adalah seorang pengusaha di Jepang.

Ia mengenal Saori enam tahun yang lalu saat ia kesepian ketika tinggal sendiri jauh dari rumah karena tuntutan pekerjaannya.

 Kisah Reza Korban Kerusuhan di Wamena, Nyaris Mati Dihakimi Massa dan Dapat 8 Luka Jahitan di Kepala

Awalnya Senji menggunakan boneka Saori untuk tujuan seksual sebagai pacar dalam skenario fantasinya.

Namun seiring berjalannya waktu, perasaan kuat Senji terhadap boneka tersebut muncul setelah Saori selalu mengisi malam-malam sepinya.

Bahkan Senji menganggap Saori lebih dari sekedar boneka.

Senji mengatakan bahwa teman silikonnya memiliki kepribadian asli yang sebenarnya dan pasangan membentuk ikatan, menikmati hari bersama-sama serta malam romantis.

Senji juga sering berbicara tentang pasangan silikonnya.

“Ia tidak pernah mengkhianati, tidak pernah mata duitan. Aku bosan dengan manusia rasional modern. Mereka tak berperasaan.” kata Senji.

Senji memperlakukan Saori seperti manusia, membawanya keluar setiap hari, berkeliling dengan duduk di kursi roda.

Pria Ini Rela Tinggalkan Keluarga, Pilih Berhubungan Badan Dengan Boneka Seks Dibanding Dengan Istri
Pria Ini Rela Tinggalkan Keluarga, Pilih Berhubungan Badan Dengan Boneka Seks Dibanding Dengan Istri (ISTIMEWA)

 Video - Praktik Esek-esek Tawarkan Cewek Cianjur Kepada Warga Timteng Dibongkar Polisi, Ada Lady Boy

Bahkan berbagi tempat tidur, Senji juga memandikan Saori setiap hari dan memilihkan pakaian untuk dipakainya setiap pagi.

“Bagiku, ia lebih dari boneka. Tidak hanya karet silikon.

Ia membutuhkan banyak bantuan, tapi ia pasanganku yang sempurna yang berbagi momen berharga denganku dan dan memperkaya hidupku,” Senji menambahkan.

Kecenderungan untuk berhubungan badan dengan boneka silikon seharga £4.000 telah meningkat di seluruh Asia dengan China.

Kabarnya, di pasar China saja, ada lebih dari 50 jenis boneka seks yang berbeda satu dengan yang lain.

Itu belum di negara-negara tetangganya seperti Jepang dan Korea Selatan.

 Emosi Putrinya Tak Perawan Lagi, Pria Ini Malah Setubuhi Paksa Putrinya Berkali-kali Hingga Hamil

Lalu, apakah menggunakan boneka untuk aktivitas seks memiliki risiko?

Dilansir dari artikel Hello Sehat, berikut risiko menggunakan boneka pemuas nafsu.

Beberapa waktu lalu, ramai pemberitaan sebuah partai di Jerman, di mana mereka menuntut pemerintahnya untuk melancarkan penyelidikan terhadap bahan kimia berbahaya yang ditemukan pada mainan dan boneka seks.

Rumornya, bahan kimia tersebut bisa menyebabkan adanya bahaya diabetes hingga ketidaksuburan pada penggunanya.

 Kisah Reza Korban Kerusuhan di Wamena, Nyaris Mati Dihakimi Massa dan Dapat 8 Luka Jahitan di Kepala

Setelah diusut, rupanya bahan kimia yang dimaksud adalah senyawa phthalates.

Phthalates adalah senyawa kimia yang digunakan untuk melunakkan bahan plastik.

Biasanya bahan kimia ini digunakan pada pemakaian sehari-hari, tapi jarang untuk langsung terkena kontak fisik dengan manusia.

Contohnya, senyawa phthalates bisa terdapat pada bahan dashboard mobil atau tirai-tirai berbahan plastik di sekitar Anda.

 Sedang Asyik Bercinta, Wanita Ini Kaget & Menjerit Karena Bukan Disetubuhi Suaminya,Ini Modus Pelaku

Bahaya phthalates

Dalam beberapa tahun terakhir, para periset telah menghubungkan bahaya bahan phthalates dengan beberapa risiko, antara lain:

Asma
Penyakit kelamin
Gangguan motorik atau saraf perkembangan anak
Kanker payudara
Obesitas
Diabetes tipe 2
Gangguan perilaku (kesehatan mental)
Masalah reproduksi dan tingkat kesuburan pria rendah
Di Amerika Serikat, lembaga Food and Drugs Administration (FDA) melaporkan bahwa bahan phthalates rentan menyebabkan senyawa karsinogen muncul di dalam tubuh manusia.

Dalam uji penelitiannya, mereka menemukan adanya bahan yang menyebabkan tikus terkena kanker.

Hal tersebut, diuji dengan senyawa phthalates dosis rendah.

Bahkan tikus lain yang diuji dengan senyawa phthalates, terkena beberapa penyakit berbeda, seperti masalah pada alat kelamin dan beberapa janin tikus di dalamnya mati begitu saja.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved