Kisah Reza Korban Kerusuhan di Wamena, Nyaris Mati Dihakimi Massa dan Dapat 8 Luka Jahitan di Kepala

Kisah Reza Korban Kerusuhan di Wamena, Nyaris Mati Dihakimi Massa dan Dapat 8 Luka Jahitan di Kepala

Kisah Reza Korban Kerusuhan di Wamena, Nyaris Mati Dihakimi Massa dan Dapat 8 Luka Jahitan di Kepala
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Dua korban kerusuhan di Wamena asal Majalengka, Reza (kiri) dan Narsono (kanan) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Kejadian kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua beberapa waktu lalu masih terbenam dalam ingatan, Reza (20), warga asal Desa Nanggewer, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka.

Reza yang mengikuti jejak sang Paman, nyaris tewas dihakimi massa kerusuhan.

Kejadian bermula, saat dirinya hendak pulang menuju kontrakkan setelah berdagang pakaian di Pasar Wamena.

Dua dari Lima Korban Kerusuhan di Wamena Asal Majalengka Tiba di Kampung Halaman,Korban Alami Trauma

Saat dirinya bersama sang ayah, Baridin (42) mengendarai sepeda motor dengan membawa barang dagangan, di tendang sekelompok massa yang diperkirakan berjumlah 20 orang.

Ancam Tak Biayai Sekolah, Pria Ini Paksa Adik Kandungnya Berhubungan Badan Berkali-kali Hingga Hamil

"Saat di lokasi, saya bersama Bapak ingin pulang ke kontrakkan, namun tiba-tiba motor saya ditendang. Saya jatuh, terus saya kendarai lagi, namun ditendang lagi," ujar Reza, Selasa (8/10/2019).

Setelah ditendang kedua kalinya, sang Bapak, Baridin berlari menuju kiri.

Naas, Reza malah berlari menuju arah berlawanan.

Akibatnya, massa yang berjumlah puluhan itu semakin anarkis dan mengeroyok Reza dengan senjata tajam sejenis parang.

Tujuh Ruang Kelas SMPN 2 Plumbon Cirebon Disegel Kayu Meski Tidak Ambruk, Ini Alasannya

Reza mengalami luka di bagian kepala dan dada.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved