Penderita ODGJ di Leuwimunding Majalengka Tercatat 55 jiwa, Masih Ada yang Tergolong Usia Produktif

Puskesmas Leuwimunding, Kabupaten Majalengka mencatat penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di daerahnya sebanyak 55 jiwa

Penderita ODGJ di Leuwimunding Majalengka Tercatat 55 jiwa, Masih Ada yang Tergolong Usia Produktif
()
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Puskesmas Leuwimunding, Kabupaten Majalengka mencatat penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di daerahnya sebanyak 55 jiwa.

Jumlah ini jauh lebih sedikit ketimbang data sebelumnya, yakni 101 jiwa.

Kepala Puskesmas Leuwimunding, Kartisem menjelaskan jumlah tersebut tercatat setelah melakukan pembentukan Kader ODGJ pada awal bulan Oktober.

Dia menjelaskan masing-masing Kader di setiap Posyandu berjumlah tiga orang, di antaranya, dua orang dari Kader Posyandu dan satu orang dari Perangkat Desa/Kadus.

"Dalam kegiatan awal bulan Oktober, sekaligus diajarkan bagaimana cara mendeteksi masalah kejiwaan. Para kader juga terus melakukan pendataan dan selalu melaporkan secara rutin setiap bulan ke Puskesmas maupun Muspika Leuwimunding," ujar Kartisem, Selasa (29/10/2019).

Kartisem menyebutkan, total Kader ODGJ di wilayah Leuwimunding, Majalengka mencapai 190 Kader.

Jumlah tersebut, terbagi menjadi 88 Posyandu, 176 Kader Posyandu dan 14 dari unsur Pemerintah Desa.

"Mereka semua mengikuti pelatihan dari dokter spesialis dan unsur kesehatan lainnya. Selain itu, diajarkan bagaimana cara menghadapi dan mendeteksi ODGJ di wikayah Leuwimunding," ucap dia.

Terkait jumlah sebelumnya yang mencapai 101 jiwa, Kartisem menyebut data itu sifatnya hanya sementara.
Pasalnya, Pemerintah Desa juga sempat menghitung bahwa penderita ODGJ yang masuk kategori sudah sangat parah dan kerap melayap kemana-mana.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved