Terduga Teroris yang Digerebek di Kontrakan Cimahi Ternyata Pernah Bekerja Jadi Tukang Bensin
Terduga teroris yang berinisial SP dan AR warga Cianjur yang sempat tinggal di sebuah kontrakan kos-kosan
4. Jalan KH Mas'ud, Tridaya Saktu,Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
5. Jalan Aren Jaya 2 No. 53, RT 007 RW 002 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Dari lima lokasi itu turut diamankan tujuh terduga teroris dan sejumlah barang.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara membenarkan adanya penggerbekan terduga teroris di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
"(Penggerebakan dan penangkapan terduga teroris di Tambun Utara dan Tambun Selatan), informasinya seperti itu, tapi saya detailnya belum tahu," kata Candra saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto juga membenarkan adanya penggerebekan di wilayah Kota Bekasi.
Dirinya enggan merinci detail terkait penggerebekan dan penangkapan terduga teroris tersebut.
"Tanya Densus, tapi kami memang diminta bantuan Pam (Pengamanan), yang melaksanakan Densus," kata Indarto saat dikonfirmasi.
Pantauan Wartakota, di salah satu lokasi yakni, di Jalan Nirwana II, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi tampak sebuah rumah kontrakan dipasang garis polisi.
Kontrakan itu berwarna oranye berada ditengah-tengah pemukiman padat.
Tetangga dan warga sekitar juga sempat kaget kontrakan itu ditinggali oleh terduga teroris.
Sebelumnya juga warga sempat ramai menyaksikan proses penggerebekan tersebut.
Ketua RT setempat Qurtubi mengatakan proses penangkapan kedua terduga teroris itu sekitar pukul 06.00 WIB.
Ketika itu, ia baru saja sampai ke tempat kerja tiba-tiba dihubungi aparat kepolisian Binmaspol untuk datang ke lokasi karena ada proses penangkapan terduga teroris.
"Saya ditelpon sama Binmaspol, kemudian saya datang kesini dan ternyata sudah ditangkap"