Ibunda Fatir Ahmad Ngaku Sering Pingsan Saat Anaknya Meninggal Dipukul Temannya : 'Kangen Kamu De'

Ibunda Fatir Ahmad Ngaku Sering Pingsan Saat Anaknya Meninggal Dipukul Temannya : 'Kangen Kamu De'

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kolase Tribun Cirebon/Facebook Fatir Ahmad dan Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Fatir Ahmad, korban bulllying dan sang ibunda 

"Prediksi awal anak saya mengidap penyakit tetanus, namun ketika diperiksa tidak ada luka atau goresan di tubuh anak saya. Maka langsung lakukanlah rontgen, tapi 3 dokter tidak mengetahui penyakit apa yang diderita anak saya, soalnya anak saya kejang kaya tetanus tapi tidak ada luka di tubuhnya," ujar Ani ditemui tribuncirebon.com di kediaman keluarga di Majalengka, Senin (9/9/2019).

Lebih lanjut Ani menceritakan, setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya diketahui bahwa penyakit korban bullying tersebut berasal dari rahang.

Diceritakan dia, saat diketahui penyebabnya, ternyata lidah anaknya tersebut sudah tergigit dan dalam kondisi kritis.

"Setelah diketahui dan anak saya dalam kondisi kritis, saat mau pakai selang untuk paru-paru anak saya sudah tidak ada," ucap dia.

Rayya Pernah Beraksi Dengan Wanita Selain Sosok V di Vina Garut, Polisi Temukan 113 Video Porno

JADWAL & LINK LIVE STREAMING Timnas Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Malam Ini

Diketahui, Fatir Ahmad korban bullying oleh teman sepermainannya di Bekasi beberapa waktu lalu, telah meninggal dunia pada 30 Agustus 2019 lalu.

Diduga, korban dibully dengan cara dipukul dan ditendang oleh temannya.

Sempat dirawat di Rumah Sakit Polri, korban akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Kronologi Lengkap

Sri Ani Lestari (38) ibu dari Almarhum Fatir Ahmad, korban bullying teman sepermainannya mengungkap awal kronologis awal anaknya dipukul, Senin (9/9/2019).

Ani menceritakan, saat itu sekitar 15.00 WIB pada akhir bulan Agustus dirinya melihat korban sedang bermain dengan beberapa teman di kompleknya.

Saat sedang bermain, dirinya menginstruksikan kepada korban bahwa menginginkan anaknya tersebut untuk masuk ke dalam rumah untuk mandi.

HEADLINE - Bupati Cianjur Non Aktif Irvan Rivano Divonis 5 Tahun Kasus Korupsi

Namun, korban menolak dengan alasan masih ingin bermain memutari komplek tersebut.

"5 menit sebelum kejadian pemukulan, saya nyuruh Fatir mandi, tapi dia menolak. Saat saya ingin masuk ke dalam rumah karena Fatir masih ingin bermain, belum sempat masuk alias masih di teras, saya mendengar Fatir menangis. Sontak saya langsung menghampiri dan mempertanyakan apa yang terjadi," ujar Ani saat ditemui Tribuncirebon.com, Senin (9/9/2019).

Setelah menghampiri, Ani langsung mendapatkan informasi oleh teman korban, bahwa anaknya tersebut telah dipukul oleh teman sepermainannya yang berinisial I.

Mendengar informasi tersebut, dirinya langsung mengintrogasi anaknya penyebab korban dalam kondisi menangis.

Kolase foto Fatir Ahmad dan kuburannya.
Kolase foto Fatir Ahmad dan kuburannya. (Facebook/Fatir Ahmad)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved