Rabu, 15 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Program Makan Bergizi Gratis

Ramai Penolakan MBG, SPPG Majalengka Tegaskan Boleh Menolak, Tapi Jangan Diam-Diam!

SPPG Majalengka menegaskan MBG saat Ramadan tidak wajib diikuti sekolah. Jika keberatan, sekolah dapat membuat surat pernyataan penolakan

Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Adim Mubarok
Bupati Majalengka Eman Suherman menekankan pentingnya keikhlasan dan tanggung jawab moral bagi para pengelola dapur dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar. Hal itu disampaikannya saat melakukan monitoring penyaluran MBG di SMPN 1 Majalengka. 

Untuk menghindari kesalahpahaman serupa, pihak SPPG berencana melakukan mediasi dengan pihak sekolah guna memberikan penjelasan mengenai komposisi gizi serta perhitungan harga dari menu yang didistribusikan.

Baca juga: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Proyek, Bupati Majalengka Ingatkan Soal Tanggung Jawab Moral


“Informasinya akan dilaksanakan juga mediasi dan penjelsan kepada pihak sekolah mengenai gizi dan harga dari menu yg didistribusikan oleh pihak sppg dan tentu komitmen untuk memperbaiki dan mempertahankan kualitas,” kata Intan.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah ada lembaga pendidikan yang menyampaikan penolakan MBG selama Ramadan, namun bukan karena persoalan menu makanan.

Baca juga: Masjid Baiturrahman Sukadana Cirebon Berdiri Kokoh Tanpa Tiang, Simpan Gentong Wudhu Seabad

"Itu karena siswanya pulang, katanya. Kami terbuka. Langsung ke SPPG, tidak bersedia menerima MBG selama Ramadan," jelas dia.

SPPG berharap komunikasi antara dapur penyedia dan pihak sekolah dapat berjalan lebih baik sehingga program MBG tetap dapat berjalan optimal sesuai kebutuhan penerima manfaat.
 

 


 

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved