Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Majalengka

Puasa, Gizi Tetap Aman, Ini Cerita Dapur Ma’e Majalengka Jalankan Program MBG Selama Ramadan

Melalui skema menu kering bergizi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ma’e di Cicurug tetap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis

Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq
MENU MBG - Menu MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ma’e di Cicurug, Majalengka 

Ringkasan Berita:
  • Bulan Ramadan tidak menjadi penghalang pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok rentan di Kabupaten Majalengka
  • Di tengah suasana puasa, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dengan penyesuaian menu yang lebih aman dan praktis.
  • Melalui skema menu kering bergizi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ma’e di Cicurug tetap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis

 

Laporan Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bulan Ramadan tidak menjadi penghalang pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok rentan di Kabupaten Majalengka.

Di tengah suasana puasa, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dengan penyesuaian menu yang lebih aman dan praktis.


Melalui skema menu kering bergizi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ma’e di Cicurug tetap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyesuaikan karakter puasa, tanpa mengurangi keterpenuhan zat gizi.


Kepala SPPG Dapur Ma’e, Denada Adzani, menjelaskan, selama Ramadan, distribusi MBG untuk siswa diarahkan dalam bentuk menu keringan yang praktis, aman disimpan, dan tetap memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG). 

Baca juga: Tanggal Berapa THR Lebaran 2026 Cair? Ini Jadwal Pencairan THR Karyawan Swasta dan ASN


“Menu keringan ini bukan makanan kemasan seperti chiki bermerk. Tetap berbasis bahan pangan, ada karbohidrat, protein, dan serat,” ujar Denada, Kamis (26/2/2026). 


Ia mencontohkan, menu kering dapat berupa roti atau bolu sebagai sumber karbohidrat, telur asin atau olahan ayam sebagai protein, serta buah-buahan sebagai sumber serat.

Komposisi tersebut disusun agar tetap memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) meski tidak dikonsumsi langsung di sekolah.


“Komposisi ini kami siapkan supaya anak-anak tetap dapat asupan gizi yang seimbang, meskipun sedang belajar puasa,” ucapnya.


Respons positif juga datang dari siswa. Salah seorang siswa SD Negeri Sindangkasih 1, Raka (10), mengaku menu MBG Ramadan tetap bermanfaat.


"Biasanya dimakan pas buka puasa. Rotinya enak, telurnya juga. Jadi nggak cuma jajan sembarangan,” katanya polos.


Sementara itu, Koordinator SPPG Majalengka, Intan Diena Khoerunisa mengatakan penyusunan menu MBG tetap berpatokan pada keterpenuhan gizi, bukan lagi konsep lama empat sehat lima sempurna


Konsep 4 sehat 5 sempurna saat ini sudah digenti oleh kemenkes RI menjadi Pedoman Gizi Seimbang dengan panduan Porsi isi piringku.

Yang dimana dalam panduan tersebut susu tidak lagi menjadi penyempurna melainkan menjadi lauk sumber protein yang bisa diganti dengan alternatif lain seperti telur ayam daging dan tahu tempe.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved