Percepat Transformasi Digital, Kuningan Adopsi Sistem Monitoring MBG Sumedang
Kuningan akan mengadopsi aplikasi makan bergizi gratis dari Kabupaten Sumedang.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan terus mendorong percepatan transformasi digital dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Hal itu setelah menerima kunjungan dari perwakilan Kabupaten Sumedang yang menerangkan aplikasi penanganan MBG.
"Untuk mendukung program strategis nasional, kami berupaya replikasi aplikasi Monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dilakukan melalui kegiatan kunjungan tadi," kata Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan H Ucu Suryana didampingi Sekretaris Diskominfo Kabupaten Kuningan Cece Hendra Kristianto, Jumat (5/6/2026).
Ucu Suryana, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam berbagi inovasi digital yang telah dikembangkan dan diterapkan sebelumnya.
"Penggunaan replikasi aplikasi merupakan tindak lanjut arahan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan sekaligus implementasi semangat kolaborasi yang terus didorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," katanya.
Diketahui setelah proses instalasi, migrasi, dan penyesuaian sistem selesai dilakukan aplikasi tersebut akan diserahkan kepada Tim Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Kuningan yang diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan.
"Jadi komposisi Diskominfo berperan dalam mendukung aspek komunikasi publik, publikasi, serta sosialisasi program agar informasi mengenai pelaksanaan MBG dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat," katanya.
Sebab melihat program Makan Bergizi Gratis memiliki sasaran yang sangat luas, mulai dari peserta didik di berbagai jenjang pendidikan hingga ibu hamil.
"Karena itu diperlukan dukungan sistem informasi yang baik agar pelaksanaan program dapat dipantau secara terukur dan akuntabel,” katanya.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang Arief Syamsudin, mengatakan pihaknya siap memberikan pendampingan penuh hingga aplikasi dapat digunakan secara optimal oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, seluruh identitas aplikasi akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan Kabupaten Kuningan, mulai dari nama aplikasi, tampilan antarmuka, warna, hingga identitas visual lainnya.
“Kami akan menyerahkan aplikasi secara lengkap, baik versi website maupun Android beserta source code-nya. Dengan demikian, pengembangan dan pengelolaan selanjutnya dapat dilakukan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan data dari berbagai perangkat daerah sebagai fondasi utama keberhasilan implementasi aplikasi. Data yang diperlukan antara lain data peserta didik dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama, data pondok pesantren, data ibu hamil dari Dinas Kesehatan, hingga data Satuan Pelayanan Gizi (SPG).
Baca juga: Damar Sewu Jadi Tanda Seren Taun 2026 Dimulai, Bupati Kuningan Sampaikan Hal Ini
| Evaluasi Pelatih Pesik Kuningan Usai Takluk dari Villa 2000 di Tangerang |
|
|---|
| Empat Pelajar SMA di Kuningan Terlibat Bisnis Tembakau Sintetis |
|
|---|
| Haji Endo Alami Luka Bakar dalam Kebakaran Warung di Ciawigebang Kuningan |
|
|---|
| Link Live Streaming Pesik Kuningan Lawan Villa 2000 B, Laskar Gunung Ciremai Buru Kemenangan |
|
|---|
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 5 Juni 2026, Ada di Dealer Yamaha Mora Sindangagung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Pertemuan-Dinas-Komunikasi-Kuningan-Sumedang.jpg)