Jumat, 22 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemkab Kuningan Bareng OJK Komitmen Memberdayakan Desa dan Meningkatkan Ekonomi

Pemkab Kuningan mendorong Desa Paninggiran menjadi desa yang bisa memberdayakan warganya.

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Istimewa
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani saat mengikuti Rapat Peningkatan Ekonomi dengan OJK Cirebon. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai 

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan bareng OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Cirebon komitmen melakukan pemberdayaan desa dan peningkatan ekonomi kerakyatan di sejumlah daerah di Kuningan. 

Hal itu terjadi saat Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pilot Project Program PINTAR (Peningkatan Inklusi Keuangan untuk Pemerataan Ekonomi Rakyat) yang digelar di Aula P Cakrabuana Lantai 3 Kantor OJK Cirebon

Wabup Kuningan Tuti Andriani menyampaikan apresiasi kepada Kemenko Perekonomian, OJK, Rice Indonesia, serta seluruh mitra yang telah mendukung pengembangan program inklusi keuangan di Kabupaten Kuningan.

“Program ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan ekonomi masyarakat melalui penguatan akses layanan keuangan formal, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Tuti yang hadir mewakili Bupati Kuningan, Kamis (21/5/2026). 

Tuti menyebut Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen menjadikan Desa Paninggaran sebagai contoh keberhasilan program pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi lintas sektor.

“Melalui koordinasi yang kuat, kami ingin memastikan program yang telah diluncurkan sejak Agustus 2025 ini berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Waduk Darma dan desa-desa penyangga memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kami berharap Desa Paninggaran dapat tumbuh menjadi kawasan wisata berbasis masyarakat, sekaligus menjadi pusat pengembangan ekonomi produktif masyarakat desa,” ujarnya.

Kepala OJK Cirebon Tesar Pratama Gustardzidi mengatakan Program PINTAR selaras dengan upaya OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui program TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah).

Menurutnya, Desa Paninggaran dipilih sebagai pilot project karena memiliki potensi ekonomi lokal yang besar namun masih membutuhkan penguatan ekosistem usaha dan akses layanan keuangan.

“Harapannya, seluruh potensi lokal mulai dari UMKM, wisata, hingga ekonomi kreatif dapat terkoneksi dengan sektor jasa keuangan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Asisten Deputi Peningkatan Inklusi Keuangan Kemenko Perekonomian dr. Endy Rio menegaskan bahwa Program PINTAR menjadi bagian penting dari strategi nasional peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inklusi keuangan.

“Ke depan, kami ingin Paninggaran menjadi success story nasional dalam pemberdayaan masyarakat miskin ekstrem melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan sektor jasa keuangan,” ungkapnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan kementerian dan lembaga, Bank Indonesia, perbankan, Bulog, BP2MI, Kemendes PDTT, Jamkrindo, Pegadaian, serta berbagai mitra strategis lainnya yang menyatakan kesiapan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di Desa Paninggaran.

Baca juga: 68 Desa di Kuningan Belum Punya Lahan untuk Gerai KDMP, 141 Koperasi Sudah Operasional

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved