Longsor di Kuningan
Longor Terjadi di Lingkungan Sekolah di Cimahi Kuningan, Musala Terancam Ambrol
Longsor terjadi di lingkungan SD dan SMP satu atap di Kecamatan Cimahi, Kuningan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan update peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat, Rabu (11/2/2026).
Demikian keterangan yang diberikan Kepala BPBD Kuningan Indra Bayu Permana kepada Tribun.
"Dalam rilis yang disampaikan pada pukul 13.09 WIB, BMKG menyebutkan bahwa pada pukul 13.19 dan pukul 20. 00 WIB masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan," kata Ibe sapaan akrab Kepala BPBD Kuningan.
Mengenai jumlah wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Cibeureum, Karang Kancana dan Kecamatan Cibingbin.
"Dari keterangan itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir lokal, tanah longsor di wilayah rawan, serta pohon tumbang akibat angin kencang," katanya.
Sementara bencana longsor terjadi hingga mengancam Musala SD-SMP Negeri Satap di lingkungan SD-SMP Negeri Satap Cimulya, Dusun II, RT 008/002, Desa Cimulya, Kecamatan Cimahi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa kemarin.
Informasi diterima petugas pada pukul 18.30 WIB, dan laporan pembaruan disampaikan Rabu (11/2/2026) pukul 13.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, longsoran tanah dengan panjang sekitar 10 meter, tinggi 2 meter, dan lebar 1 meter mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) serta pagar sekolah terbawa material longsor.
Selain itu, satu unit bangunan musala di lingkungan sekolah dilaporkan dalam kondisi terancam akibat longsoran.
Pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan, serta melaporkan kejadian ke Dinas Pendidikan, TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Kuningan.
Tim Assessment dari BPBD Kuningan kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan pendataan dampak kerusakan.
BPBD Kuningan menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat pembaruan situasi.
Baca juga: Ramai Mutasi Pejabat di Pemkab Kuningan Jumat Lusa, Isi Kekosongan 4 Jabatan Kepala Dinas
| Belasan Bencana Longsor Terjadi di Kuningan, dari Garawangi Hingga Kadugede |
|
|---|
| Bupati Kuningan Kunjungi Lokasi Longsor di Cimenga, Minta Jalan yang Ambles Ditangani Segera |
|
|---|
| Breaking News : Longsor Terjadi di Blok Sindang Asih, Jalur Kuningan Selatan Terancam Lumpuh |
|
|---|
| Buntut Longsor Kawasan Cilengkrang, Ketua Komisi III DPRD Kuningan Didit Pamungkas Angkat Bicara |
|
|---|
| DPRD Kuningan Sepakat Bentuk Tim Investigasi Longsor Cilengkrang, ''Jangan Buru-buru Menyimpulkan'' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Longsor-Cimahi-Sekolah.jpg)