Sinkronkan Pembangunan Daerah Berbasis Riset, Pemkab Indramayu Matangkan MoU Dengan Institut Asyifa
Pemkab Indramayu berkomitmen merancang pembangunan daerah berbasis riset perguruan tinggi dan inovasi
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Pemkab Indramayu berkomitmen merancang pembangunan daerah berbasis riset perguruan tinggi dan inovasi
- Komitmen itu diwujudkan melalui perjanjian kerja sama antara Bapperida Kabupaten Indramayu dengan Institut Asyifa Indonesia yang kini tengah dibahas lebih lanjut
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berkomitmen merancang pembangunan daerah berbasis riset perguruan tinggi dan inovasi.
Komitmen itu diwujudkan melalui perjanjian kerja sama antara Bapperida Kabupaten Indramayu dengan Institut Asyifa Indonesia yang kini tengah dibahas lebih lanjut.
Plh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Aspemkersra) Setda Kabupaten Indramayu, Caridin, mengatakan, kerja kerja sama itu untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.
Baca juga: 25 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2026, Desain Islami Untuk Sambut 1 Muharram 1448 H
"Melalui kerja sama ini, hasil penelitian dan pengembangan akan memberi kontribusi nyata terhadap perencanaan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Caridin saat ditemui usai Fasilitasi Kerja Sama Bapperida Kabupaten Indramayu dan Institut Asyifa Indonesia di Setda Kabupaten Indramayu, Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Senin (15/6/2026).
Ia mengatakan, fasilitasi kerja sama tersebut difokuskan untuk membahas penyelarasan substansi kerja sama terkait pelaksanaan kegiatan penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat antara kedua belah pihak.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Indramayu, Jafar Abdullah, tampak memimpin pembahasan kerja sama Bapperida Kabupaten Indramayu dan Institut Asyifa Indonesia.
Pihaknya mengakui, terdapat beberapa hal yang ditelaah dalam fasilitasi kerja sama tersebut, di antaranya, ruang lingkup kerja sama, hak dan kewajiban masing-masing pihak, hingga mekanisme pelaksanaan kegiatan.
Baca juga: Sutrisno Soroti Mahasiswa yang Akan Demo: Mereka Memikirkan Masa Depan Bangsa
Selain itu, Pemkab Indramayu dan Institut Asyifa Indonesia juga menelaah bentuk dukungan yang dapat diberikan untuk menunjang pelaksanaan penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Indramayu.
"Kami berharap, kerja sama ini berjalan lancar sesuai dengan butir-butir yang telah disepakati, sehingga memperkuat sinergitas berkelanjutan antara pemerintah daerah dengan dunia akademik," katanya.
Ia meyakini, perjanjian kerja sama itu pun bakal mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Indramayu.
Pasalnya, setiap produk kebijakan maupun program pembangunan yang dicangkan Pemkab Indramayu lahir dari hasil kurasi ilmiah perguruan tinggi yang menyentuh langsung kebutuhan seluruh masyarakat.
| Dongkrak Perekonomian Daerah, Pemkab Indramayu Kebut 11 Proyek Jalan dan Jembatan |
|
|---|
| Pemkab Indramayu Raih Predikat WTP Kelima Secara Berturut-turut, Ini Pesan Bupati Lucky Hakim |
|
|---|
| Pemkab Indramayu Gandeng Ombudsman Jawa Barat Untuk Cegah Maladministrasi Pelayanan Publik |
|
|---|
| Terima 1.050 Aduan Warga, Pemkab Indramayu Ingatkan ASN Untuk Tetap Responsif |
|
|---|
| Pemkab Indramayu Kembangkan Kawasan Industri 14 Ribu Hektare demi Serap Tenaga Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Pemkab-Indramayu-saat-fasilitasi-Kerja-Sama-Bapperida-Kabupaten-Indramayu-dan-Institut-Asyifaa.jpg)