Rabu, 8 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ramadan 2026

Mi Ragit, Kuliner Khas Indramayu yang Hanya Ditemukan Saat Ngabuburit Ramadan

Mi ragit adalah kuliner khas Indramayu yang ada hanya di bulan Ramadan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
MI RAGIT - Sumiyati saat menjajakan mi ragit di lapaknya di Jalan Kapten Arya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (11/3/2026). Mi ragit adalah kuliner khas Indramayu yang hanya dijual saat Ramadan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Di Kabupaten Indramayu, terdapat sajian kuliner khas yang hanya ditemukan saat Ramadan, yakni mi ragit.

Bahkan, momentum untuk berburu mi ragit juga terbatas, yaitu saat ngabuburit, dan hanya di wilayah tertentu yang terdapat banyak penjualnya.

Di antaranya, di sepanjang Jalan Kapten Arya yang termasuk wilayah Kelurahan Karangmalang dan Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Di luar wilayah tersebut, mi ragit tampaknya cukup sulit ditemukan, sehingga seperti menambah keontetikan salah satu kuliner khas Indramayu itu.

Selama Ramadan, ruas Jalan Kapten Arya sendiri menjadi salah satu sentra takjil setiap sore dari mulai pukul 15.00 WIB hingga menjelang magrib.

Ratusan warga dari berbagai wilayah Kabupaten Indramayu pun tampak memadati deretan lapak pedagang yang menjajakan aneka takjil di kawasan itu.

Mi ragit sendiri merupakan sajian mi kuning yang dipadukan irisan telur dadar dicampur tepung, kemudian ditaburi udang rebon, dan disiram kuah santan.

Selain itu, kuah santannya juga dibuat menggunakan campuran udang rebon dan aneka rempah, sehingga terasa gurih khas sajian seafood.

Karenanya, bagi masyarakat Indramayu mi ragit menjadi pilihan hidangan yang tepat menjadi pembuka saat berbuka puasa sebagai pengganti gorengan.

Tak sedikit juga warga Indramayu yang menyebut mi ragit merupakan takjil untuk berbuka puasa meski tampak lebih tepat apabila disebut makanan berat.

Salah satu pedagang yang menjual mi ragit di Jalan Kapten Arya, Sumiyati (53), mengatakan, seporsi mi ragit hanya dibanderol seharga Rp 5 ribu.

Dalam sehari, warga Kelurahan Karangmalang itu biasa membuat adonan mi ragit sebanyak dua kilogram, dan cukup untuk menyajikan hingga puluhan porsi.

"Selain dijual di lapak, alhamdulillah banyak juga yang memesan untuk takjil buka puasa," ujar Sumiyati saat ditemui di Jalan Kapten Arya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (11/3/2026).

Namun, ia meminta pemesan mi ragit untuk mengambilnya langsung di lapak dagangannya ketika sore, dan bukan mengambil ke rumahnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved