Sabtu, 25 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Tragedi Longsor Tambang di Cirebon

Diam dan Murung Sebelum Pergi, Suami Umi Jadi Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon

Diam dan Murung Sebelum Pergi, Suami Umi Jadi Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TribunCirebon.com/ Eki Yulianto
Umi, istri dari salah satu korban longsor tambang batu di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, bernama Sarwa.  

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Kesedihan masih menyelimuti wajah Umi, istri dari salah satu korban longsor tambang batu di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Suaminya, Sarwa, menjadi satu dari 21 korban meninggal dunia yang telah ditemukan hingga hari kelima pencarian.

Sarwa sudah lebih dari sembilan tahun bekerja sebagai kuli batu di tambang rakyat Gunung Kuda.

Baca juga: Hari Kelima Pencarian Longsor Gunung Kuda Cirebon, Muncul Retakan 100 Meter yang Jadi Ancaman Baru


Pada Jumat (30/5/2025) pagi, ia masih sempat berpamitan sebelum berangkat kerja sekitar pukul 07.00 WIB. 

Tak disangka, itulah pertemuan terakhir Umi dengan sang suami.

“Adapun waktu suami saya berangkat, nggak ada firasat apa-apa. Cuma ayah tuh diam saja, bilang juga cuma ke anaknya. 'Ayah kerja ya, De,' gitu."

"Nggak kayak biasanya. Mukanya tuh diam saja, murung gitu, dari malam Jumat juga begitu,” ujar Umi saat diwawancarai di acara trauma healing yang digelar Polresta Cirebon, baru-baru ini.

Baca juga: Kondisi Terkini Penemuan Jasad Bayi Mengambang di Sungai Cigawok Cirebon, Polisi Masih Selidiki


Peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di lokasi pertambangan. 

Umi mengetahui kabar duka tersebut dari teman kerja suaminya yang datang langsung ke rumah. 

Ia pun sempat ingin menyusul ke lokasi, namun niatnya ditahan oleh keluarga.

“Waktu tahu suami saya tertimbun longsor, tahu dari teman. Teman suami saya tuh ke sini. Tapi saya minta ke lokasi tuh nggak dibolehin."

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah Hari Ini, Lengkap Beserta Bacaan Latin dan Keutamaannya


"Terus ada ponakan, saya minta tolong buat cek ke sana."

"Katanya harus sabar, di sana juga nggak boleh masuk ke area tambang, khawatir saya pingsan juga,” ucapnya, lirih.

Meski hati terus gelisah, Umi akhirnya bertahan menanti di rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved