Mudik Lebaran 2025

Sebanyak 1.259 Pemudik Telah Berangkat Naik Bus dari Terminal Cicaheum Bandung

Ribuan pemudik dari Kota Bandung, telah berangkat ke kampung halamannya dengan menggunakan ratusan bus dari Terminal Cicaheum

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
MUDIK LEBARAN - Suasana di Terminal Cicaheum saat H-5 lebaran. Rabu (26/3/2025) atau saat H-5 lebaran, para pemudik terus berdatangan ke Terminal Cicaheum. Namun, hingga siang hari belum terlihat lonjakan signifikan, sehingga kondisi di sana tampak masih lengang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ribuan pemudik dari Kota Bandung, telah berangkat ke kampung halamannya dengan menggunakan ratusan bus dari Terminal Cicaheum selama arus mudik sejak H-7 lebaran 2025.

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (26/3/2025) atau saat H-5 lebaran, para pemudik terus berdatangan ke Terminal Cicaheum. Namun, hingga siang hari belum terlihat lonjakan signifikan, sehingga kondisi di sana tampak masih lengang.

Kepala Terminal Cicaheum Asep Supriyadi, mengatakan, pemudik yang berangkat menggunakan bus sejak H-7 lebaran mencapai 1.259 penumpang menggunakan 100 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi.

Baca juga: 50 Twibbon Idul Fitri 2025/1446 H, Desain Unik & Menarik, Jadikan Foto Profil WA dan IG

"Jika dibandingkan dengan tahun kemarin, ini ada peningkatan sampai 30 persen dan nanti diprediksi akan terus mengalami peningkatan," ujarnya saat ditemui di Terminal Cicaheum, Rabu (26/3/2025).

Ia mengatakan, tujuan mudik dari Terminal Cicaheum mayoritas ke Jawa Tengah, Jawa Timur seperti Yogyakarta, Semarang, Malang dengan menggunakan bus AKAP, kemudian bus AKDP tujuan Priangan Timur.

"Untuk keberangkatan, kami antisipasi dari pagi hari, sampai sore hari. Nah, untuk favorit biasanya AKAP pada sore hari," kata Asep.

Sementara untuk menunjang keselamatan penumpang, pihaknya sudah melakukan ramp check terhadap bus yang ada di Terminal Cicaheum dan ditemukan sejauh ini ada bus yang ditemukan tidak laik jalan.

"Setiap kendaraan yang masuk, kita ramcheck. Bilamana kita menemukan kendaraan yang sudah tidak layak untuk diberangkatkan, kita keluarkan," ucapnya.

Baca juga: Diduga Mengantuk, Pemudik Asal Bandung Alami Kecelakaan Tunggal di Salawu Tasikmalaya

Sedangkan untuk antisipasi membludaknya pemudik yang menggunakan bus saat arus mudik ini pihaknya sudah menyediakan bus cadangan agar semua pemudik bisa terlayani.

"Kami menyediakan 165 armada dengan tempat duduk 6.600. Berikut armada cadangan, armada bantuan yang bekerja sama dengan armada damri," ujar Asep.

 

 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved