Ramadan 2025

Ceramah Ramadan Hari Keenam, Menjauhi Ujaran Kebencian atau Hate Speech, Jangan Jadi Orang Hasad

KH Nasaruddin Umar mengingatkan kita agar terhindar dari dosa besar yakni hasad saat Ramadan dan seterusnya.

Editor: taufik ismail
tribun
HIKMAH RAMADAN - Hikmah Ramadan mengenai ujaran kebencian yang dibawakan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Wa minsyarri hasidin idza hasad (dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki/Q.S.al-Falaq/113:5). 

Dalam Hadis Nabi menyatakan kebencian terhadap para penghasud dengan mengatakan: 

“Sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan seperti mana api memakan kayu bakar”. 

Ketika Nabi melewati kuburan Baqi di Madina, ia tiba-tiba berhenti di atas dua makam baru. Ditanya oleh sahabat kenapa berhenti di sini? Nabi menjawab, kasihan kedua orang ini merintih kesakitan karena disiksa di kuburannya.

Yang pertama disiksa karena tidak bersih ketika ia membuang kotoran dan yang kedua disiksa karena suka membikin onar di dalam masyarakat (provokator). 

Alquran menunjukkan pemandangan berharga, bagaimana Raja Firaun hancur karena selalu melancarkan ungkapan kebencian (hate speech) kepada Nabi Musa. Alquran juga selalu mengingatkan kita agar tidak begitu mudah membenci oranglain: 

Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. (Q.S. al-Maidah/5:8). 

Dalam ayat lain ditegaskan: 

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. (Q.S. al-Hujurat/49:12). 

Tegasnya, jika kita akan meraih ketenangan dan keberuntungan jauhi HS, khususnya RHS." (*)

Baca juga: Naskah Hikmah Ramadan 2025 Dari Menag: Hidup Ini Adalah Seni

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved