Sabtu, 9 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bisnis Haram di Lapas Indramayu, Napi Jualan Sabu, Ini Kronologi Terungkapnya

Sejumlah narapidana dicokok karena peredaran sabu-sabu ini. Seorang petugas lapas juga diperiksa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Polres Indramayu dan Lapas Kelas II B Indramayu saat konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Mapolres Indramayu, Senin (25/11/2024). 

Dari hasil penyelidikan, diketahui barang bukti tersebut diselundupkan dari luar lapas ke dalam oleh tersangka lainnya berinisial M, tersangka yang bersangkutan saat ini tengah dicari oleh polisi.

“Barang tersebut masuk dari luar, di mana dititipkan oleh satu pelaku yang saat ini masih kita kejar,” ujar dia.

Ari menjelaskan, cara M memasukan sabu-sabu itu diketahui lewat media lampu bohlam, M menitipkan lampu bohlam itu ke petugas lapas berinisial T.

Untuk saat ini, oknum petugas lapas tersebut juga tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut secara internal.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga melakukan pengembangan yang sama untuk memastikan apakah ada keterlibatan dari oknum petugas tersebut atau tidak dalam kasus pengedaran narkoba di Lapas Kelas II B Indramayu tersebut.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II B Indramayu, Hero Sulistiyono menceritakan, pada 25 Oktober 2024 pihaknya memerintahkan jajarannya untuk menggelar razia mendadak.

Saat itu pula paket sabu berhasil ditemukan. Hero mengatakan, sabu itu disembunyikan di dalam bungkus bekas rokok yang dilapisi plastik, barang haram tersebut kemudian ditemukan di sebuah saluran pembuangan air.

“Saat dibuka ternyata ada barang serbuk putih yang diketahui adalah sabu,” ujar dia.

Pihak lapas sempat mencari tahu siapa pemilik barang haram tersebut. Sabu itu ternyata dimilik napi berinisial AM yang sebelumnya juga ditangkap karena kasus narkoba. 

Selain AM, ada 2 napi lain yang ikut terlibat, mereka sebelumnya terlibat kasus pencurian dengan kekerasan dan pemberatan.

Dari situ pihak lapas langsung melakukan koordinasi dengan Polres Indramayu.

“Sedangkan soal oknum pegawai lapas, dia itu dititipi barang berupa lampu pijar dari luar dibawa ke dalam oleh tersangka M, kemudian lampu yang masih utuh itu dikasihkan ke napi yang ada di dalam,” ujar dia.

Untuk pegawai yang bersangkutan, disampaikan Hero, pihaknya masih akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk sementara yang bersangkutan tidak diizinkan masuk ke dalam lapas sampai dengan hasil penyelidikan selesai,” ujar dia.

Adapun untuk memastikan apakah yang bersangkutan terlibat atau tidak, ujar Hero, pihak lapas menyerahkan sepenuhnya kasus kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian pun masih melakukan pendalaman, termasuk mencari orang yang menitipkan lampu kepada petugas lapas tersebut.

Baca juga: Kadivpas Jabar Minta Lapas Kelas IIB Majalengka Waspadai Maraknya Kasus Love Scamming, Ini Bahayanya

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved