Jumat, 1 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pilkada Indramayu 2024

Bawaslu Indramayu Launching Pengawasan Pemilihan Serentak dan Kampung Pengawasan Partisipatif 2024

Bawaslu Indramayu melaunching pengawasan pemilihan serentak 2024 dan melaunching kampung pengawasan partisipatif 2024.

Tayang:
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Launching pengawasan pemilihan serentak 2024 dan launching kampung pengawasan partisipatif 2024 di Kabupaten Indramayu, Senin (15/7/2024) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bawaslu Indramayu melaunching pengawasan pemilihan serentak 2024

Selain itu, Bawaslu Indramayu juga melaunching kampung pengawasan partisipatif 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan menjelang Pilkada Indramayu 2024. Dengan harapan Pilkada Serentak di Kabupaten Indramayu bisa terselenggara dengan sukses.

Ketua Bawaslu Indramayu, Ahmad Tabroni mengatakan, launching ini pun sekaligus upaya Bawaslu Indramayu mengajak masyarakat berpartisipasi, khususnya dalam mengawasi jalannya Pilkada Indramayu 2024.

“Saat ini juga tengah berlangsung pula pengawasan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang akan dilakukan oleh Petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih),” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (15/7/2024).

Pantauan Tribuncirebon.com, launching ini ditandai dengan dibunyikannya kentongan oleh para tamu undangan yang meliputi Unsur Forkopimda Indramayu hingga KPU serta Bawaslu Indramayu.

Selain itu, launching juga ditandai dengan penampilan kesenian tari topeng dan berokan.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Indramayu, Supriadi mengatakan, kesenian tersebut sengaja dihadirkan sebagai upaya Bawaslu untuk menghadirkan nuansa kearifan lokal dalam pelaksanaan Pilkada Indramayu 2024.

Lewat kesinian budaya ini, diharapkan pula bisa menjadi media untuk mensosialisasikan Pilkada Indramayu 2024.

Sedangkan pemukulan kentongan, lanjut Supriadi, menandakan bahwa Bawaslu Indramayu saat ini sudah siap dan siaga.

“Biasanya kan kalau di kampung itu kalau ada bunyi kentongan itu mendakan siaga. Jadi menandakan bahwa dengan dilaunchingnya pengawasan ini kita artinya sudah siaga,” ujar dia.

Supriadi mengatakan, pengawasan hingga tingkat desa dinilai sangat penting. Mengingat, berbagai persoalan yang bisa saja terjadi di Pilkada serentak juga banyak terjadi di pedesaan.

Oleh karenanya, kampung pengawasan partisipatif ini akan dibentuk di setiap desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu.

“Yang mana nanti kita akan melibatkan masyarakat untuk menjadi pengawas partisipan. Artinya sebagai pendidikan politik sekaligus mengajak masyarakat untuk menjadi pengawas,” ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved