Gempa di Garut
17 Rumah di Bantarujeg Majalengka Rusak Akibat Gempa Garut, Warga Bertahan Tidak Mengungsi
Kapolsek Bantarujeg, Iptu Yayan Sopiana mengatakan, warga yang rumahnya rusak cukup parah juga masih bertahan
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Belasan rumah di Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, terdampak gempa bumi di Kabupatan Garut pada Sabtu (27/4/2024) malam.
Kapolsek Bantarujeg, Iptu Yayan Sopiana, memastikan, seluruh warga yang rumahnya rusak akibat gempa bumi tersebut tidak ada yang mengungsi.
Baca juga: Terdampak Gempa Garut, Belasan Rumah di Kecamatan Bantarujeg Majalengka Rusak
Sebab, menurut dia, dari 17 rumah terdampak hanya satu yang kerusakannya cukup parah, sedangkan 16 rumah lainnya rusak ringan, yakni retak-retak di bagian dindingnya.
"Clear, tidak ada warga yang mengungsi, karena semuanya relatif aman," ujar Yayan Sopiana saat ditemui di Mapolsek Bantarujeg, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Senin (29/4/2024).
Ia mengatakan, warga yang rumahnya rusak cukup parah juga masih bertahan, karena hanya dinding bagian belakangnya yang ambruk tetapi bangunannya tetap berdiri.
Baca juga: Imbas Gempa M 6.5 Pantai Selatan, Puluhan Rumah Rusak, Masjid dan Sekolah Terdampak Juga
Baca juga: Gempa Terkini di Jawa Barat Magnitudo 3,7 Mengguncang Pangandaran Lagi, Baru Saja, Ini Kata BMKG
Pihaknya mengakui, 17 rumah terdampak gempa bumi Garut tersebut salah satunya termasuk Balai Desa Sukamenak, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka.
Namun, kantor desa itu pun hanya rusak ringan, karena hanya ditemukan keretakan di bagian dindingnya, dan tetap membuka pelayanan masyarakat.
"Kami juga memastikan tidak ada korban dalam peristiwan ini, dan Muspika Bantarujeg telah meninjau langsung seluruh dampak kerusakannya," kata Yayan Sopiana.
Sementara BPBD Majalengka mencatat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu malam kira-kira pukul 23.29 WIB tersebut dirasakan hampir di seluruh kecamatan se-Kabupaten Majalengka.
Namun, hingga kini laporan kerusakan dampak gempa bumi tersebut hanya di wilayah Desa Sukamenak, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka.
Selain itu, hasil analisis BMKG episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,39° LS ; 107,11° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 156 Km arah Barat Daya Kabupaten Garut di kedalaman 70 km.
Baca juga: UPDATE Dampak Gempa Garut Magnitudo 6,5 di Pangandaran Ada 12 Titik, 4 di Antaranya Rusak Berat
UPDATE Dampak Gempa Garut Magnitudo 6,5 di Pangandaran Ada 12 Titik, 4 di Antaranya Rusak Berat |
![]() |
---|
Cerita Warga KBB Rasakan Dahsyatnya Gempa Garut, Tembok Rumah Ambruk Hingga Barang Pecah |
![]() |
---|
Puluhan Bangunan Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,5 di Garut, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa |
![]() |
---|
Jumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut di Tasikmalaya Bertambah, Jadi Tersebar di 16 Kecamatan |
![]() |
---|
Guncangan Gempa Garut M6,5 Terasa Hingga Indramayu, BPBD Pastikan Tidak Ada Rumah Warga yang Rusak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.