Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemilu 2024

KPU Catat Sudah 5 Petugas yang Meninggal Dunia di Pemilu 2024

Ketua KPU Indramayu, Masykur mengatakan, dari 5 petugas yang meninggal dunia, tiga di antaranya terlibat langsung dalam hari pelaksanaan pencoblosan

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua KPU Indramayu, Masykur, Rabu (21/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Daftar petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang meninggal dunia di Kabupaten Indramayu bertambah.

KPU Indramayu mencatat, secara keseluruhan total sudah ada 5 petugas yang meninggal.

Baca juga: BREAKING NEWS, Innalillahi Anggota KPPS di Indramayu Ada yang Meninggal Dunia Lagi Karena Kelelahan

Terbaru adalah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 08 Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang bernama Muhammad Sodikin (34).

Almarhum meninggal dunia setelah 6 hari pasca-pencoblosan pada Selasa (20/2/2024) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin.

Ketua KPU Indramayu, Masykur mengatakan, dari 5 petugas yang meninggal dunia, tiga di antaranya terlibat langsung dalam hari pelaksanaan pencoblosan di Pemilu 2024.

Satu petugas meninggal saat menjelang beberapa jam sebelum pencoblosan dimulai serta dua petugas lagi meninggal beberapa hari setelah pencoblosan selesai.

"Kemudian yang dua orang lagi, satu meninggal Desember 2023 dia itu Sekretariat di PPS dan satunya lagi dari KPPS," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (21/2/2024).

Masykur menjelaskan, untuk 3 petugas yang meninggal dan terlibat dalam proses pencoblosan, saat ini datanya sudah diverifikasi.

Mereka adalah Tarizal (39) seorang Linmas TPS yang bertugas di TPS 18 Desa/Kecamatan Lohbener.

Kemudian Linmas TPS Muhammad Yusuf (61) yang bertugas di TPS 06 Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra dan anggota KPPS Muhammad Sodikin (34) yang betugas di TPS 08 Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang.

Ketiganya akan diberikan santunan untuk keluarga yang ditinggalkan.

Sementara dua petugas lain yang tidak terlibat langsung, KPU juga akan memverifikasi datanya untuk kemudian mendapat santunan yang serupa.

"Iya akan kami verifikasi juga," ujar dia.

Dalam hal ini, KPU Indramayu sendiri mengucapkan belasungkawa atas meninggal dunianya para petugas penyelenggara Pemilu 2024.

Baca juga: Anggota KPPS Asal KBB yang Meninggal Ternyata Akibat Serangan Jantung, 78 Petugas Lainnya Tumbang

 

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved