Beberapa Pelaku Perampokan di Jalur Pantura Cirebon Ditangkap, Satu Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Pelaku ada yang melukai korbannya menggunakan senjata tajam. Ia ditangkap polisi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Seorang pelaku kejahatan di Pantura Cirebon yang ditangkap Polresta Cirebon. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Polisi menangkap 14 pelaku pencurian dan kekerasan di wilayah jalur Pantai Utara atau Pantura Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Para pelaku itu beraksi di wilayah Cirebon dalam satu bulan terakhir.

Selain menangkap 14 pelaku, petugas juga menyita 8 sepeda motor.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, salah satu pelaku yang ditangkap itu terbilang sadis saat melancarkan aksinya.

Sebab, tak segan melukai korban lalu mengambil kendaraan yang dibawanya.

Kebanyakan dari pelaku, beraksi di jalur Pantura.

"Dari para pelaku yang ditangkap ini, satu pelaku cukup sadis, kejadiannya di Jalan By Pass Arjawinangun atau di jalan Pantura."

"Pelaku melakukan aksinya dengan memberhentikan korban dan membacoknya, setelah korban terluka, pelaku mengambil sepeda motor berikut barang korban,” ujar Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman saat konferensi pers, Jumat (24/11/2023).

Dijelaskan dia, peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/10/2023) sekira pukul 02.30.

Saat itu, korban bernama Riyanto (29), warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon dipepet oleh empat tersangka yang juga menaiki motor berboncengan.

Empat pelaku itu masing-masing berinisial RF, RMS, PT, dan AR.

Setelah itu, tersangka langsung membacok korban, sehingga bagian punggung sebelah kiri Riyanto terluka dan pelipisnya juga lecet.

Pelaku pun merampas sepeda motor dan telepon seluler korban.

Selanjutnya, mereka menjual barang-barang itu ke penadah berinisial AM dan GNA, seorang residivis kasus serupa.

Hingga kini, polisi telah meringkus dan menahan tiga tersangka, yakni RF, GNA, dan AM.

Adapun RMS, PT, dan AR masih dalam pengejaran.

”Salah satu pelaku kami tindak tegas dengan menembak di kaki, karena saat akan ditangkap, yang bersangkutan melawan dan membahayakan petugas,” ucapnya.

Dari pengakuan tersangka, mereka sudah dua kali beraksi, yakni di wilayah Arjawinangun dan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Namun, polisi tidak menampik kemungkinan adanya tempat dan korban lain.

”Besar kemungkinan akan berkembang ke lokasi lain. Apalagi, modusnya ganti-ganti pasangan (curas),” jelas dia.

Polisi juga mengungkap adanya kelompok curas lain yang beraksi di sekitar jalur pantura Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, pada Minggu (8/11/2022), sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, korban Irfan (14) dan Ranto (11) sedang duduk di pos.

Lalu, mereka dihampiri oleh sejumlah pelaku.

Para pelaku itu adalah AH (23), MA (22), serta seorang remaja berusia 16 tahun.

"Ketiganya mengendarai satu sepeda motor sambil membawa celurit. Para tersangka kemudian mengancam akan membacok korban jika tidak menyerahkan dua telepon selulernya. Korban menyerahkan ponsel itu, lalu kabur," katanya.

Selanjutnya, kata Kapolres, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut.

Polisi pun menyelidikinya dan akhirnya menangkap ketiga tersangka.

Tak hanya itu, polisi juga masih mendalami berapa kali komplotan itu beraksi.

Dengan banyaknya kasus pencurian dengan kekerasan, terutama di jalur Pantura membuat pihak kepolisian berjanji akan lebih meningkatkan pengamanan.

Apalagi, jalur itu diprediksi dipadati pengendara saat libur Natal dan Tahun Baru 2024.

”Kami sudah menggelar rayonisasi. Jadi, tidak hanya polres yang bergerak, tetapi juga polsek di sekitar jalur pantura. Pola (patroli) ini dilakukan random (acak) dengan melihat potensi kriminalitas,” ujarnya.

Polisi juga berkoordinasi dengan dinas perhubungan setempat untuk memastikan lampu penerangan jalan umum (PJU) berfungsi optimal.

Selama ini, sejumlah titik PJU di jalur pantura mati.

"Ini penting (PJU), karena dapat memicu kerawanan kriminalitas, termasuk kasus pencurian dengan kekerasan dan pemberatan," ucap Kapolres.

Baca juga: Gara-gara Sakit Hati pada Ibunya, Itu Kata Penculik dan Pencabulan Bayi 4 Bulan di Cirebon 

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved