Kamis, 23 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Begini Respon PKS Kota Cirebon Soal Isu PKS Sulit Bersatu Dengan PKB

Kabar bahwa PKS dan PKB sulit bersatu bak air dan minyak menjadi persoalan tersendiri bagi kedua parpol.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ketua DPD PKS Kota Cirebon, Karso 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Kabar keputusan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan yang memilih Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres di Pilpres 2024 membuat heboh dinamika politik di Indonesia.


Kondisi itu juga membuat PKS yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) menyikapinya dengan tetap mendukung Anies Baswedan sebagai capres.


Namun, kabar bahwa PKS dan PKB sulit bersatu bak air dan minyak menjadi persoalan tersendiri bagi kedua parpol.

Baca juga: Kader Demokrat di Kabupaten Bandung Turunkan Baliho Gambar Anies Baswedan & Menyobeknya


Hal itu juga ditanggapi oleh Ketua DPD PKS Kota Cirebon, Karso, Sabtu (2/9/2023).


Anggota DPRD Fraksi PKS Kota Cirebon itu mengatakan bahwa kabar tersebut tak seburuk yang beredar.


Sebab, pengurus dan kader PKS sejatinya juga banyak yang berlatar belakang dari Nahdlatul Ulama yang notabene PKB.


"Kalau itu (sulit bersatu bak air dan minyak) tidak seburuk yang beredar, karena kalau kader dan pengurus PKS sendiri byk dari NU yg notabene PKB," ujarnya.


Misalnya saja, kata dia, Presiden PKS sendiri saat ini berasal dari NU. Sehingga, ia pastikan tak ada masalah jika PKS bersatu dengan PKB.


"Kendati demikian, kami kami tetap nunggu perkembangan dari DPP," ucapnya.


Sementara, menanggapi situasi perpolitikan di nasional terkini, khususnya mengenai dinamika yang terjadi di dalam KPP, pihaknya menghormati setiap partai politik memiliki hak dan kedaulatan dalam menentukan sikap politiknya.


Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari titik temu dalam KPP, namun belum memperoleh hasil yang diinginkan bersama. 


"Kedua, sampai hari ini kami tetap merujuk kepada keputusan Musyawarah Majelis Syuro (MMS) VIII bahwa PKS secara resmi mendukung dan mengusung saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024."

Baca juga: Anies Baswedan Blusukan di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Diburu Kelompok Ibu-ibu, Sempat Beli Jeruk


"PKS juga di koalisi KPP sepakat mengusung capres Anies Baswedan dan cawapres kita sepakat diserahkan ke cawapres."


"Oleh karena itu, PKS tetap pada keputusan MMS VIII tersebut dan kami akan berjuang sebaik-baiknya dalam menjalankan amanat tersebut," jelas dia.


Selain itu, PKS juga masih berpegang kepada kesepakatan sebelumnya di dalam piagam KPP, bahwa dalam penentuan cawapres ditentukan oleh bacapres, Anies Baswedan


"Keempat, kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar pemilu tahun 2024 mendatang berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dengan tetap menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved