Sejarah Persepakbolaan Majalengka, Ternyata Lebih Dulu Daripada Persib dan Persija
Catatan sejarah persepakbolaan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ternyata sudah ada lebih dulu daripada Persib Bandung.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Catatan sejarah persepakbolaan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ternyata sudah ada lebih dulu daripada Persib Bandung.
Hal itu tercatat dari hasil penelusuran yang dilakukan Group Madjalengka Baheula (Grumala) Majalengka.
Diketahui, Persib Bandung sendiri tercatat telah berdiri sejak tahun 1923. Disusul Persija Jakarta pada tahun 1928.
Namun ternyata, pada tahun 1915 persepakbolaan Majalengka sudah terbentuk dari kelompok Madjalengka Voetbal Comite (MVC).
"Pada tahun 1915 di Majalengka sudah terbentuk MVC (Madjalengka Voetbal Comite), lebih dulu dari BIVB (Bandoeng Indlansch Voetbal Bond) yang berdiri tahun 1923 sebagai cikal bakal Persib, bahkan Persija baru terbentuk VIJ (Voetbal Indonesia Jacatra) tahun 1928," ujar Ketua Grumala Majalengka, Nana Rohmana, Jumat (21/7/2023).
Baca juga: Kondisi Terkini Tyronne Del Pino Usai Persib Bandung Datangkan Pemain Anyar
Diungkapkan Naro sapaan akrabnya, MVC saat itu lalu berubah nama menjadi Perkoempoelan Orang Madjalengka atau POM.
Selain bergerak di bidang olahraga, POM juga bergerak di bidang sosial yang bertujuan untuk saling menolong masyarakat Majalengka saat itu.
"Setelah masa kemerdekaan diadakan pekan olahraga masyarakat atau POMAS."
"Sebenarnya, kemunculan Persatuan Sepak Bola Majalengka yang dikenal dengan nama Persima sekarang ini sebagai perkembangan dari MVC dan POM belum ditemukan catatannya."
"Tapi dalam daftar PSSI, Persima ternyata sudah tercantum sejak tahun 1960-an bermarkas di komplek Ciasih Majalengka Wetan," ucapnya.
Hasil penelusuran juga, lanjut Naro, bahwa saat itu Persima diurus oleh Suwondho sebagai pengurus awal.
Lalu dari situ, munculah nama-nama beken yang cukup terkenal pada saat itu, di antaranya Rafii dan Danu.
"Ada juga nama Tanuwidjaya (Tan Djit Tjian atau Toko Wijaya), Oey Tiong Tjhaw (Tja Tjhaw atau Otto Ridwan) Toko Kenyang Pasar Mambo), Sub Jian (Tk Sumberjaya), Suan Beng, Beben, Islam, Yasin, Enang, Jaja dan Casminah," jelas dia.
Pada saat itu juga, lebih jauh Naro menyampaikan, banyak pemain yg disewa oleh klub luar Majalengka atau klub kampung yang ramai jika ada hajatan. Hingga timbul lah sebutan Pamaen Bon.
Baca juga: Tatap Liga 3, Persima Majalengka Buka Seleksi Pemain, Ini Syarat-syaratnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/para-pemain-sepakbola-Madjalengka-Voetbad.jpg)