Polemik Ponpes Al Zaytun
Gurita Bisnis Al Zaytun Disegel Satpol PP Indramayu Lagi, Usaha Penggergajian Kayu Itu Tak Berizin
Lokasinya tidak jauh dari dari usaha galangan kapal di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Gurita bisnis usaha milik Ponpes Al Zaytun kembali disegel oleh pemerintah Kabupaten Indramayu.
Alasannya, karena usaha milik Ponpes Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang itu tidak mengantongi izin.
Baca juga: Bupati Indramayu Tegas Tidak Akan Buka Segel Galangan Kapal Al Zaytun, Sebelum Izinnya Ada
Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Indramayu sudah menyegel galangan kapal milik Pemimpin Al Zaytun, Panji Gumilang pada tahun 2022 lalu.
Terbaru, usaha penggergajian kayu milik Al Zaytun juga disegel pemerintah.
Lokasinya tidak jauh dari dari usaha galangan kapal di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso mengatakan, pihaknya tidak akan pandang bulu.
Walau usaha tersebut milik Al Zaytun, akan tetapi bilamana tidak berizin maka akan ditindak dengan tegas.
"Penyegelan penggergajian kayu Al Zaytun kami segel Kamis 20 Juli 2023," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (21/7/2023).
Baca juga: Sebelum Panji Gumilang Jadi Tersangka, Pondok Pesantren Al Zaytun Bakal Terus Dikepung Pendemo
Teguh Budiarso menyampaikan, dalam upaya penyegelan penggergajian kayu Al Zaytun, Satpol PP juga didampingi Dinas PUPR dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau Dinas Perizinan Indramayu.
Pekerja di usaha pengergajian kayu itu pun tidak bisa mengelak saat berkedapan tengah beraktivitas walau belum mengantongi izin.
Petugas pun sebelumnya sudah memberikan teguran agar perizinannya segera diurus.
Dalam hal ini, Satpol PP Indramayu diketahui turut dibuat heran dengan tidak ditempuhnya perizinan untuk setiap usaha yang dimiliki oleh Al Zaytun.
Teguh sendiri meyakini, Al Zaytun paham soal aturan dan hukum. Akan tetapi, kejadian serupa kembali terjadi.
Dengan dilakukannya penyegelan ini, Satpol PP memastikan kegiatan yang berada di dalam pengergajian kayu itu tidak boleh beroperasi. Pihaknya juga melakukan pengembokan.
Jika membandel dan tetap beroperasi, pemerintah Kabupaten Indramayu tidak segan mempending perizinan bahkan tidak akan mengizinkan untuk usaha Al Zaytun lainnya.
"Kita sebenarnya sedang mengecek apakah ada aktivitas, ternyata memang ada," ujar dia.
usaha milik Ponpes Al Zaytun
satpol pp indramayu
Disegel
Panji Gumilang
Ponpes Al Zaytun
penggergajian kayu
Puluhan Pentolan NII Al Zaytun Binaan Panji Gumilang Cabut Baiat, Ikrar Janji Kembali Setia ke NKRI |
![]() |
---|
Proses Belajar Santri Ponpes Al Zaytun Diawasi Ketat Kemenag Indramayu Usai Panji Gumilang Tersangka |
![]() |
---|
Momen Polisi Saat Dapat Hadiah Tumpengan Dari Warga Indramayu Usai Tangkap Panji Gumilang |
![]() |
---|
MUI Indramayu Berencana Audiensi dengan MUI Pusat Soal Toleransi Beragama Imbas Polemik Al Zaytun |
![]() |
---|
Soal Pembinaan Ribuan Santri Al Zaytun, Warga Indramayu Wanti-wanti Pemerintah Soal Makar Paham NII |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.