Idul Adha 2023

Amalan-amalan di Bulan Dzulhijjah, Termasuk Bagi Muslim yang Belum Bisa Ibadah Haji dan Kurban

ada sejumlah amalan lainnya selain amalan ibadah haji dan kurban yang sebaiknya dilaksanakan di bulan Dzulhijjah.

Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pelaksanaan Salat Idul Adha di Alun-alun Indramayu, Minggu (10/7/2022). Berikut amalan-amalan di bulan Dzulhijjah, termasuk bagi Muslim yang belum bisa ibadah haji dan kurban. 

TRIBUNCIREBON.COM - Bulan haji atau Bulan Dzulhijjah 1444 Hijriah sudah di depan mata. Tentu amalan di bulan Dzulhijjah yang terbaik dan sudah banyak dikenal adalah melakukan ibadah haji dan melaksanakan kurban.

Apakah ada amalan lain yang termasuk amalan sunnah di bulan Dzulhijjah bagi kaum muslim yang belum bisa melaksanakan ibadah haji dan belum bisa melaksanakan kurban?

Dirangkum dari berbagai sumber, Tribuncirebon.com mencatat ada sejumlah amalan lainnya selain amalan ibadah haji dan melaksanakan kurban yang sebaiknya dilaksanakan di bulan Dzulhijjah.

Baca juga: Kata-kata Mutiara Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H, Penuh Makna dan Doa, Bisa di Kirim ke Grup WA

Berikut sejumlah amalan di bulan Dzulhijjah yang sebaiknya dilaksanakan:

1. Ibadah haji (jika mampu)

Sudah tidak asing lagi bagi kaum Muslimin, baik yang belum berkesempatan melaksanakan ibadah haji maupun yang sudah melaksanakannya, tentang keadaan ibadah yang agung ini. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Tidak balasan lain bagi haji mabrûr kecuali surga [HR. al-Bukhâri Muslim]

2. Berkurban pada hari raya Idul Adha dan hari-hari Tasyriq.

Kurban dilakukan pada hari raya Idul Adha dan hari-hari Tasyrik bulan Dzulhijah

Sunnah berkurban ini dijelskan dalam hadis Imam Bukhori serta Imam Muslim. Serta diceritakan Anas Radhiyallahu anhu:

ضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا

Nabi berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu. [Muttafaq ‘Alaihi]

3. Puasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.

Diriwayatkan oleh salah seorang istri Rasulullah SAW mengatakan:

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved