Ibadah Haji 2023

Momen Pemberangkatan Calon Jemaah Haji di Bandara Kertajati Majalengka, Banyak Pengantar Kecewa

Orang-orang yang diperkirakan berjumlah ratusan dari anggota keluarga calon jemaah haji itu sudah memadati halaman bandara.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Para anggota keluarga calon jemaah haji memadati halaman Bandara Kertajati Majalengka untuk melihat langsung keberangkatan menuju tanah suci, Kamis (1/6/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Seperti sudah menjadi tradisi, pemberangkatan calon jemaah haji akan terus diantar oleh keluarganya hingga ke lokasi pemberangkatan terakhir seperti bandara.

Mereka tidak akan pulang sebelum dipastikan melihat keluarganya memasuki pesawat hingga mengantarkan ke tanah suci.

Hal itu seperti yang terlihat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka pada Kamis (1/6/2023).

Di mana, kala jadwal calon jemaah haji dari kloter 4 hendak diberangkatkan, banyak keluarga yang menunggu kedatangannya.

Orang-orang yang diperkirakan berjumlah ratusan dari anggota keluarga calon jemaah haji itu sudah memadati halaman bandara.

Namun, banyak dari mereka yang mengaku kecewa lantaran tidak bisa bertemu langsung dengan jemaah.

Sebab, anggota keluarga tidak diperkenankan masuk ke area terminal bandara.

Mereka hanya bisa melambaikan tangan dari lantai bawah bandara.

Ada pula yang memanfaatkan telepon genggam untuk berkomunikasi lewat video call.

Sementara, para calon jemaah haji datang langsung di lantai tiga bandara.

Mereka yang mengetahui ada anggota keluarganya yang menunggu untuk melihat dirinya ikut melambaikan tangan ke bawah.

Seperti salah satunya dialami oleh Makmur (55), warga Kabupaten Cirebon, yang mana mengaku kecewa tidak bisa bertemu langsung dengan anggota keluarganya yang berangkat haji.

Ia pun hanya menunggu anggota keluarganya lewat dari lantai tiga untuk melambaikan tangan.

"Pengennya mah bisa masuk, cuma kan gak boleh. Jadi cuma lambai-lambai saja terus video call," ujar Makmur.

Makmur sendiri telah tiba di bandara sejak pukul 07.00 WIB.

Sementara, penerbangan jemaah haji dilaksanakan pada pukul 12.50 WIB dengan kedatangan jemaah dari asrama pada pukul 09.00 WIB.

Hal yang sama juga dirasakan Pudin (58), warga pengantar calon jemaah haji lainnya.

Ia pun mengaku kecewa karena tidak bisa bertemu langsung dengan anggota keluarganya yang hendak diterbangkan menuju tanah suci lewat BIJB.

Kendati demikian, Pudin mengaku senang lantaran bisa melihat langsung dari dekat bandara terbesar kedua di Indonesia itu.

Tentunya dengan momen melihat keberangkatan calon jemaah haji, yang di dalamnya ada anggota keluarganya.

"Ya mau gimana lagi, katanya gak boleh masuk. Pengennya kan ngantar sampai masuk pesawat lihat langsung kan gitu."

"Cuma ya gak papa, tadi sudah ngeliat di lantai 3 pas turun dari bus mau masuk bandara, udah video call juga."

"Saya ke sini rombongan, selain nganter mau lihat dari dekat juga bandara," ucap Pudin.

Seperti diketahui, sesuai jadwal yang telah dirilis Kementerian Agama (Kemenag), bahwa pada hari Kamis (1/6/2023) ini menjadi waktu bagi kloter 4 calon jemaah haji asal Kabupaten Cirebon yang diberangkatkan dari BIJB.

Ada sebanyak 369 calon jemaah yang diberangkatkan dari asrama haji Indramayu.

Baca juga: Kala Pemda Indramayu Harus Turun Tangan Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Embarkasi Haji Indramayu

 

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved