KPK Datangi Kantor Wali Kota Bandung, Didampingi Kapolrestabes Geledah Ruangan Yana
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didampingi Kapolretabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mendatangi Balai Kota, Bandung,
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didampingi Kapolretabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mendatangi Balai Kota, Bandung, Senin (17/4).
Budi datang terlebih dahulu melihat ruang Wali Kota namun langsung balik kanan menuju ruang Sekda Ema Sumarna yang kini jadi Plh Wali Kota Bandung.
Budi ketika ditanyakan maksud kedatangannya hanya silaturahmi dan koordinasi terkait kemanan.
"Saya hanya silaturahmi dengan Pak Sekda, tapi yang penting Bandung aman, .mudik lancar kami koordinasi dengan semua jajaran Pemkot, TNI dan lainnya,," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Bandung akan Beri Bantuan Hukum untuk Yana Mulyana, Pengamat: Harus Cepat Ada Pj Wali Kota
Baca juga: Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang Kini Jadi Tersangka Suap Tidak Dipecat Gerindra, Ini Alasannya
Beberapa menit setelah Kapolresta tinggalkan Balao Kota, datang rombongan KPK dan masuk ke ruang Wali Kota.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di kantor KPK, Jakarta, Minggu (16/4/2023) dini hari.
Penetapan itu dilakukan setelah Yana Mulyana diperiksa penyidik KPK seharian.
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, diketahui ditangkap KPK pada Jumat (14/4/2023) malam di kediamannya di Bandung.
Selain Yana Mulyana, turut ditangkap 9 orang lainnya, termasuk ajudan Yana, Rizal, dan Kepala Dishub Kota Bandung, Dadang Darmawan.
Namun yang dijadikan tersangka ada 6 orang. Empat orang tersangka ditampilkan saat konferensi pers, 2 orang lainnya tidak hadir karena positif covid-19
Konferensi pers KPK soal tersangka kasus pengadaan barang dan jasa ini beberapa kali diundur waktunya. Awalnya KPK akan menggelar konferensi pers pada pukul 21.00. Lalu diundur menjadi pukul 22.00. Kemudian diundur lagi jadi pukul 23.00.
Tayangan langsung di saluran YouTube KPK terus memundurkan waktu konferensi pers hingga pukul 01.00 dini hari.
Pimpinan KPK Nurul Furqon membacakan poin-poin kasus. Kasus yang disangkakan adalah pemberian uang dan suap untuk pengadaan CCTV dan ISP (internet Service Provider) pada
Kronologinya, tangkap tangan KPK mengamankan 9 orang sejak Jumat sejak pukul 14.00 hingga 21,00.
Pertama, WAli Kota Bandung Yana Mulyana, Kadishub Dadang, Sekdishub KR, AE Staf Perhubungan, AS ajudan wali kota, WD staf dinas hubung, RH ajudan pribuia, SS ceo pt Cio, AG menajre pt MA.
Direktur PT SMA, BM langsung datang ke KPK.
Sebagai tindak lanjut laporan masyarakat soal penyerahan uang kepada penyelanggara masyarakat.
Pada pukul 12.-00, S, KR, diamankna.
DD dan WD diamankan di kantornya. Sementara Yana diamankan di pendopo.
Turut diamankan barang bukti uang pecahan rupiah, dolar, dolar singapura, baht, yen, sepasang sepatu Luis Vitton.
Total keselurahan Rp 924,6 juta.
Pemkota Bandung tahun 2018 mencanangkan Bandung Smart City. Saat YM dilantik pada 2022, BSM masih memaksimalkan layanan yaitu CCTV dan ISP.
Penyedia adalah PT SMA dngan BN sebagai Direktur. SS sebagai CEO.
Agustus 2022, AG sebepengatahun BN menemui YM di pendopo dengan maksud bisa mengerjakan proyek pengadaan difasilitasi KR, sekdishub.
Desember 2022, ada pertemuan SS, KR dan YM di pendopo, ada pemberiaan uang ke YM agar PT Sipo jadi penyedia melalui ekatalog.
Ada penerimaan uang oleh DD, melalui KR, melalui RH ajudan YM.
Setelah DD dan YM terima uang, KR menyampaikan informasi every body happy.
Nilai proyek Rp 2,5 miliar.
JAnuari 2023, YM dan DD sekelurga mendapat fasilitas dari PT SMA. YM menreima uang dari DD melalui KR sebagai uang saku dibelikan sepatu LV.
Perubahan termin dari 3 termin jadi 4 termin. Ada janji untuk penyerahan uang jelang Lebaran, memakai istilah mengantar Musang King.
Sebesar RP 924 miliar dan uang lain yang sedang diselidiki.
KPK menetapkan YM, wali kota, DD Kadishub, KR Sekdishub, BN direktur PT SMA, SS CEO PT SIpo, AG manajer PT SMA.
BN, SS dan AG melanggar pasal 5 huruf a atau b,
YM, DD dan KR diduga sebagai penerima, melanggar pasal 12 huruf a, huruf b, UU Tipikor.
Tersangka ditahan penyidik selama 20 hari terhitung tanggal 15 April sampai 4 Mei 2022 di Rutan KPK.
DD dan KR di Rutan KPK Puspomal, BN, SS dan AG di Rutan Guntur.
Ketua KPK, Firli Bahuri, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/4/2023), mengatakan, kasus yang menjerat Yana Mulyana adalah pengadaan CCTV dan jaringan internet yang merupakan bagian dari program Bandung Smart City.
Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, OTT dilakukan pada Jumat (14/4/2023).
“KPK, pada Jumat (14/4/2023) telah melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang sedang melakukan tindak pidana korupsi,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/4/2023).
Ali mengatakan, Yana dan sejumlah pihak yang ditangkap diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di Kota Bandung.
Saat ini, tim KPK sedang menggali keterangan dari beberapa pihak yang diamankan untuk kemudian diputuskan status mereka dalam waktu 1 x 24 jam.
“Berikutnya segera menentukan sikap 1x24 jam setelah penangkapan tersebut,” ujar Ali.
Sosok Immanuel Ebenezer, Wamen Ketenagakerjaan yang Kena OTT KPK |
![]() |
---|
BREAKING NEWS- KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer, Pernah Jadi Relawan Jokowi Mania |
![]() |
---|
Kerja Sejuk dan Nyaman, Jenis AC yang Cocok untuk Ruangan Kantor Berbagai Ukuran |
![]() |
---|
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Dikukuhkan, Kini Dijabat Jajang Hermawan |
![]() |
---|
Sambangi Majalengka, Komisi Pemberantasan Korupsi: Kepala Desa Wajib Laporkan Harta Kekayaan! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.