Anas Urbaningrum bebas

Serba-serbi Kebebasan Anas Urbaningrum: Disambut 500 Relawan hingga Adakan Pertemuan dengan SBY

diketahui Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi proyek Hambalang.

TRIBUNNEWS/Henry Lopulalan
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (berbaju tahanan) akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi di tahanan KPK Jakarta, Jumat (10/1/2013). Anas kini ditahan di Lapas Sukamiskin dan segera bebas. 

Anna Luthfie juga mengatakan, keluarga di Blitar akan menyiapkan makan favorit untuk Anas Urbaningrum, yaitu ikan gabus dan botok lamtoro.

"Kalau dari Mas Anas tidak ada permintaan khusus. Mas Anas orangnya apa yang dihidangkan ya itu yang dimakan. Tapi, keluarga menyiapkan makanan kesukaan Mas Anas, yaitu, iwak kutuk (ikan gabus) dan botok lamtoro," katanya, Sabtu (8/4/2023).

Nantinya di rumah kediaman orang tua Anas itu, akan digelar buka bersama dengan para tetangga.

"Sebenarnya tidak ada acara khusus di rumah ibu. Karena kebetulan bertepatan dengan bulan Ramadan, Mas Anas ngajak buka bersama para tetangga dan teman-temannya di sini," ujar Anna Luthfie.

Setelah buka bersama, salat tarawih berjamaah dan sahur bersama juga akan digelar di rumah orang tua Anas Urbaningrum.

"Besoknya (Kamis), Mas Anas akan membagikan zakat mal untuk anak yatim di rumah sahabatnya di Nglegok, Blitar. Setelah itu persiapan balik ke Jakarta," katanya.

5. Surat Anas Urbaningrum

Jelang bebas, tampak Anas Urbaningrum menuliskan sebuah surat.

Surat tersebut diunggah di akun twitter miliknya melalui admin, @anasurbaningrum, pada Senin (3/4/2023).

“Tentang “rasa waktu” jelang merdeka dan percaya pada skenario Allah”. Dititipkan lewat sahabat yg berkunjung hari ini. *admin," tulis cuitan akun @anasurbaningrum.

Dalam surat itu Anas mengatakan:

Beberapa terakhir ini waktu berjalan lebih lambat

Apa tersebab waktu menunggu waktu berbuka puasa?

Ataukah karena terlalu kuatnya tarikan magnet para sahabat di luar sana?

Yang pasti waktu selalu tepat.

Begitu pula jalannya takdir

Tidak ada kamusnya, Tuhan salah alamat ketika mengirimkan pesan nasib dan jalan hidup hambanya

Skenario Tuhan yang terbaik percayalah

Surat tersebut pun diakhiri dengan tanda tangan dari Anas Urbaningrum.

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved