Gempa Turki

Momen Bocah Diselamatkan dari Reruntuhan Bangunan di Suriah, Terjebak Selama 40 Jam, ''Allahuakbar''

Korban terjebak di bawah reruntuhan selama sekitar 40 jam. Alhamdulillah ia selamat.

Editor: taufik ismail
Twitter White Helmets
Seorang bocah diselamatkan dari reruntuhan bangunan di Suriah. Bocah tersebut terjebak selama 40 jam setelah gempa Turki. 

TRIBUNCIREBON.COM, SURIAH - Teriakan Allahuakbar menggema saat petugas penyelamat mengevakuasi seorang anak perempuan dari bawah reruntuhan bangunan yang ambruk di Salqin, Idlib, Suriah.

Gedung itu ambruk setelah gempa 7,8 melanda Suriah dan Turki.

Unggahan di Twitter White Helmets menyebutnya sebagai keajaiban lainnya di lokasi gempa.

Setelah tertimbun lebih dari 40 jam, bocah perempuan itu bisa diselamatkan petugas.

Dalam video terlihat bagaimana si bocah ditarik keluar dari sebuah lubang.

Tampak ada sedikit ruang bagi si bocah untuk bertahan hidup.

"Allahuakbar, Allahuakbar," ujar beberapa orang di video tersebut.


Update Korban Tewas

Update korban tewas gempa M7,8 di Turki dan Suriah hingga Rabu (8/2/2023) siang mencapai 8.400 orang.

Hal itu dipastikan setelah jumlah korban tewas di Suriah mencapai 2.470 orang.

Ini membuat jumlah orang yang dipastikan tewas dari Turki dan Suriah menjadi 8.364. Korban resmi Turki tetap tidak berubah untuk saat ini di angka 5.894.

Pada Rabu pagi, Helm Putih Suriah mengatakan bahwa jumlah korban tewas di Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak mencapai 1.220. Dengan 812 orang dipastikan tewas di daerah-daerah yang dikuasai pemerintah, jumlah total korban yang diketahui di Suriah mencapai 2.032.

Sedikitnya 5.894 telah tewas di Turki, sehingga total nyawa yang hilang di kedua negara sejauh ini menjadi 7.926. Jumlahnya diperkirakan akan meningkat "secara signifikan", kata White Helmets.

Lebih dari 8.000 orang sejauh ini telah ditarik dari puing-puing di Turki, kata wakil presiden Turki, Fuat Oktay. Sekitar 380.000 orang mengungsi di tempat penampungan atau hotel pemerintah, sementara yang lain berkerumun di pusat perbelanjaan, stadion, masjid, dan pusat komunitas.

Pada Selasa sore, Recep Tayyip Erdoğan mengumumkan keadaan darurat di zona bencana di 10 provinsi yang terkena gempa bumi, selama tiga bulan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved