Jembatan di Talaga Majalengka Terputus

Usai Diterjang Banjir, Jembatan Gantung Talaga Majalengka Segera Diperbaiki

Jembatan gantung penghubung Desa Campaga-Talaga Kulon di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka akan langsung diperbaiki

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Campaga-Talaga Kulon di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka terputus akibat diterjang banjir. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Jembatan gantung penghubung Desa Campaga-Talaga Kulon di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka akan langsung diperbaiki.

Jembatan penghubung tersebut putus pada Minggu (8/1/2023) saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan banjir.

Air yang begitu deras menerjang hingga seling sebagai penyangga jembatan itu terlepas dari cor-an.

Baca juga: Breaking News: Jembatan Gantung di Talaga Majalengka Terputus Akibat Diterjang Banjir

Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Majalengka, Rezza Permana mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan terhadap jembatan gantung tersebut.

Menurutnya, dalam waktu dekat jembatan yang memiliki panjang 30 meter dan lebar 1 meter itu akan langsung diperbaiki.

"Bahkan siang ini, kami dari BPBD Majalengka bersama TNI-Polri dan pihak kecamatan serta desa akan mengambil alat katrol untuk menarik seling yang terlepas ini dan memang kami siap memperbaiki dan mendirikannya lagi," ujar Rezza kepada Tribun, Senin (9/1/2023).

Kondisi seperti itu, membuat masyarakat untuk sementara waktu tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Baik bagi pejalan kaki maupun kendaraan bermotor.

"Tapi insyaallah jika seling ditarik, kendaraan tetap tidak bisa melewati jembatan ini, hanya untuk pejalan kaki saja," ucapnya.

Sementara dari cuaca ekstrim yang terjadi kemarin hari, Reza menyebutkan, tak hanya peristiwa putusnya jembatan.

Melainkan ada bencana banjir maupun longsor di wilayah selatan Majalengka.

"Untuk kemarin, di beberapa wilayah, khususnya selatan terjadi banjir, tapi Alhamdulillah masih relatif aman lah."

"Ada beberapa lokasi longsor. Kami mencatat ada sekitar 4 atau 5 lokasi banjir dan longsor. Tapi kami pastikan tidak ada korban jiwa, hanya materil saja," jelas dia.

Selain disebabkan faktor cuaca, menurut Rezza, peristiwa bencana alam yang terjadi pada hari kemarin juga disebabkan adanya tata guna lahan maupun erosi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved