Sosok
SOSOK Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin yang Berani Kritik Jenderal Andika Soal Tinggi Badan Catar
Sosok Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin yang berani mengkritik Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa soal tinggi badan calon taruna TNI
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNCIREBON.COM - Sosok Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin yang berani mengkritik Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa soal tinggi badan calon taruna TNI.
Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-P itu Jenderal Andika Perkasa yang menurunkan syarat tinggi badan calon taruna TNI. TB Hasanuddin menilai Andika justru menciptakan kemunduran bagi TNI dengan merevisi kebijakan tersebut.
"Menurut saya ini merupakan kebijakan yang set back atau mundur," ujar TB Hasanuddin dalam keterangannya, Kamis (29/9/2022).
TB Hasanuddin menjelaskan, tinggi badan anak zaman sekarang sudah tercukupi asupan gizinya, sehingga mampu berkembang secara optimal.
Baca juga: Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Tidak Harmonis? TB Hasanuddin Angkat Bicara, Akui Menemui Keduanya
Baca juga: Uu Ruhzanul Ulum Disentil TB Hasanuddin Usai Sebut Kasus Bullying Anak di Tasik hanya Bercanda
Menurutnya, bangsa ini menginginkan postur anggota TNI tidak kalah dengan tentara dari luar negeri. Apalagi, jika prajurit TNI sedang mendapat penugasan misi PBB sehingga bertemu prajurit dari negara lain.
"Kalau postur prajurit kita di 160 cm ya tentu kalah tinggi dengan tentara dari negara lain," tuturnya.
Lebih jauh, kata TB Hasanuddin, animo masyarakat dalam mendaftar masuk TNI tetap tinggi walau menggunakan syarat lama. Pasalnya, menjadi anggota TNI adalah suatu kebanggaan.
"Menjadi anggota TNI yang notabene aparatur pembela negara itu merupakan impian dan kebanggaan bagi rakyat Indonesia. Jadi, mengapa standar tinggi badan harus diturunkan?" imbuh TB Hasanuddin.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merevisi aturan mengenai syarat tinggi badan calon taruna dan taruni TNI periode 2022.
Andika beralasan perubahan syarat tersebut agar lebih mengakomodasi masyarakat yang ingin menjadi taruna dan taruni.
“Jadi kita menggunakan peraturan Panglima TNI yang terakhir itu tahun 2020 nomor 31 itu, itu sudah saya lakukan perubahan. Perubahan yang sebetulnya lebih mengakomodasi," kata Andika dikutip dari kanal YouTube-nya, Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (27/9/2022).
Dalam keputusannya, Andika menurunkan syarat tinggi badan bagi pria dari 163 sentimeter menjadi 160 sentimeter. Sedangkan syarat tinggi badan wanita turun dari 157 sentimeter menjadi 155 sentimeter.
Selain tinggi badan, Andika juga mengubah ketentuan mengenai usia calon taruna dan taruni.
Asisten Personel Panglima TNI Marsekal Muda (Marsda) Kusworo menjelaskan perubahan syarat usia kini menjadi 17 tahun 9 bulan. Adapun sebelumnya syarat usia bagi calon taruna dan taruni yakni 18 tahun.
“Tapi di tahun ini ada toleransi tiga bulan. Lebih dimudahkan. Jadi 17 tahun 9 bulan terhitung mulai tanggal dibuka pendidikan. Ini suatu terobosan yang bagus, memberikan suatu kesempatan satu toleransi,” jelas dia.
Berikut biodata TB Hasanuddin yang dikutip Tribunjambi.com dari berbagai sumber:
Nama lengkap: Tubagus Hasanuddin
Tempat lahir: Majalengka, Jawa Barat, Indonesia
Tanggal lahir: 8 September 1952
Pekerjaan saat ini: Anggota DPR RI
Pekerjaan sebelumnya: Anggota TNI Angkatan Darat
Pangkat terakhir: Mayor Jenderal TNI
TB Hasanuddin merupakan lulusan Akademi Militer (dulu Akabri) pada tahun 1974.
Dia pernah mengikuti Sesko atau sekolah staf dan komando di Prancis.
Sedangkan pengalaman militer, TB Hasanuddin pernah bertugas di daerah konflik yakni di Kodam I Aceh pada tahun 1985-1989.
Pria yang kini jadi politisi itu juga tercatat jadi Komandan Sektor Pasukan Perdamaian PBB di Irak pada tahun 1992-1993.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Sesmilpres Kemsetneg.
Riwayat Jabatan
Batalyon Kodam Siliwangi (1975-1983)
Instruktur AKABRI Magelang (1983-1985)
Kodam I Aceh (1985-1989)
Dosen SESKOAD Bandung (1989-1992)
Komandan Sektor Pasukan Perdamaian PBB di Irak (1992-1993)
Bertugas di Kostrad (1993-1994)
Bertugas di Kodam Jaya (1994-1996)
Ajudan Wapres Try Sutrisno (1996)
Ajudan Presiden B.J. Habibie (1998-1999)
Kastaf Garnisun Jakarta (1999-2001)
Sekretaris Militer Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004)
Sekretaris Militer Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2005)
Staf Mabes TNI AD (2005-2009)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI (2009-2014)
Anggota Komisi I DPR RI (2014-sekarang)
Riwayat Partai Politik
Ketua Departemen Politik DPP PDI Perjuangan
Plh. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (2012-sekarang)
Penghargaan
Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun
Satya Lencana Dwidya Sista
Satya Lencana Wira Karya
Satya Lencana Penugasan PBB
Santi Dharma Garuda XI
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
Bintang Yudha Dharma Nararya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TB Hasanuddin Kritik Panglima yang Turunkan Syarat Masuk TNI", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2022/09/29/15145421/tb-hasanuddin-kritik-panglima-yang-turunkan-syarat-masuk-tni.
Penulis : Adhyasta Dirgantara
Editor : Dani Prabowo