TERUNGKAP Sosok Pembunuh Purnawirawan TNI Suka Dipanggil Aseng Wajahnya Mulus, Terancam Hukuman Mati

sosok pelaku pembunuhan terhadap Purnawirawan TNI di Lembang Kabupaten Bandung Barat yang bernisila HH (30) itu sering dipanggil dengan sebutan Aseng.

Editor: dedy herdiana
Ist/Tribunsumsel.com
Terungkap sosok pelaku pembunuhan terhadap Purnawirawan TNI di Lembang Kabupaten Bandung Barat yang bernisila HH (30) itu sering dipanggil dengan sebutan Aseng 

Terancam Hukuman Mati

Hukuman berat menanti HH (30) pelaku penusukan terhadap Letkol Inf (Purn) Muhammad Mubin (63) di Jalan Adiwarta, RT 01/12, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Akibat penusukan tersebut, Muhammad Mubin ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobilnya dengan kondisi tubuh penuh luka tusuk, yakni dua tusukan pada leher, dua di dada, dan satu lagi pada bagian perut.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan, awalnya pelaku penusukan itu dijerat dengan pasal 351 KUHAP tentang penganiayaan hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia, tetapi saat ini dijerat dengan pasal dijerat pasal 340, 338, dan 351 KUHAP.

Baca juga: Ratusan Purnawirawan TNI Geruduk Mapolsek Lembang, Minta Penusuk Muhammad Mubin Dihukum Berat

"Itu hasil gelar dengan Direskrimum Polda Jabar, untuk ancaman hukumannya minimal 7 tahun maksimal sampai seumur hidup dan hukuman mati, tergantung vonis hakim," ujarnya saat ditemui di Lembang, Minggu (21/8/2022).

Ia mengatakan, penanganan kasus penusukan tersebut secara teknis sudah berdasarkan scientific investigation termasuk bekerjasama dengan Puslabfor.

Saat ini, berkas perkaranya tinggal dilimpahkan ke kejaksaan.

"Insyaallah secepatnya mungkin berkas yang saat ini ditangani Polda Jabar segera dilimpahkan," kata Imron. 

Sementara dari hasil penyidikan terakhir, kata Imron, total ada 11 saksi yang diperiksa dan turut diamankan sejumlah CCTV yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), sehinggakasus tersebut bakal ditangani sebaik dan setransparan mungkin.

Atas hal tersebut, pihaknya meminta agar masyarakat tak mempercayai dan menyerap informasi informasi yang salah terkait kasus penusukan tersebut. 

"Jangan percaya pada hoaks dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami akan menangani kasus ini sebaik-baiknya, Selurus-lurusnya sesuai fakta kejadian dan fakta hukum," ucapnya.

Ia mengatakan, penanganan kasus ini juga dipastikan bakal berjalan on the track, dan pihaknya tidak akan main-main karena kasus ini sudah menyangkut nyawa seseorang.

Baca juga: Purnawirawan TNI Dihabisi di Lembang, Pelaku Mengaku Diludahi & Diserang Duluan Ternyata Bohong

 

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved