Breaking News:

Keraton di Cirebon

Menyingkap Jejak Kerajaan Cirebon Lewat 10 Bukti yang Wajib Anda Ketahui, Termasuk Adanya Keraton

Cirebon, selain dikenal dengan nama sebutan Kota Udang, juga kerap terdengar dengan sebutan Kota Wali.

Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah pengunjung tampak memadati bangunan utama Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Sabtu (8/6/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Cirebon, selain dikenal dengan nama sebutan Kota Udang, juga kerap terdengar dengan sebutan Kota Wali.

Ya, disebut Kota Wali karena di sana banyak ditemukan peninggalan-peninggalan dari masa kerajaan Islam atau masa kesultanan yang menurut sejarah pernah berdiri di wilayah Cirebon.

Lantas apa saja peninggalan yang merupakan jejak atau bukti adanya Kerajaan Cirebon atau Kesultanan Cirebon?

Baca juga: 10 Muharram Tinggal 3 Hari Lagi, Ritual Tradisi Selametan Bubur Suro di Keraton Kanoman Digelar Kah?

Berdasarkan catatan sejarah dari berbagai sumber Kerajaan Cirebon merupakan kerajaan Islam di Pulau Jawa yang berdiri antara abad ke-15 hingga abad ke-17.

Pada masanya, kerajaan ini pernah menjadi pangkalan penting dalam jalur perdagangan dan pelayaran.

Hal ini karena Kerajaan Cirebon terletak di pantai utara Jawa, antara perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pendiri Kerajaan Cirebon adalah Raden Walangsungsang atau Pangeran Cakrabuana, putra Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran.

Pertumbuhan dan perkembangan pesat dialami kerajaan ini saat diperintah oleh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati (1479-1568 M).

Di bawah kekuasaannya, Kesultanan Cirebon mengalami pertumbuhan pesat di bidang agama, politik, maupun ekonomi.

Setelah lebih dari dua abad berdiri, Kerajaan Cirebon runtuh pada abad ke-17.

Baca juga: Menengok Sumur Upas di Keraton Kasepuhan Peninggalan Sunan Gunung Jati, Kabar Terakhir Beracun

Dikutip dari Intisari-Online.com yang melansir Sejarahlengkap.com, berikut beberapa peninggalan keraaan cirebon:

1. Keraton Kanoman

Keraton Kanoman didirikan oleh Pangeran Mohammad Badridin atau Pangeran Kertawijaya, Keraton Kanoman mempunyai luas sekitar 6 Hektar dan berlokasi di belakang pasar di Kraton ini merupakan tempat tinggal kesultanan ke-12 yaitu Sultan Muhammad Emiruddin beserta keluarganya.

Keraton Kanoman mempunyai komplek yang luas dan terdiri dari banyak bangunan kuno.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved