Kasus Brigadir J

Susno Duadji Singgung Tudingan Pelecehan Brigadir J pada Istri Irjen Ferdy Sambo di dalam Kamar

Berdasarkan pengalamannya, Susno Duadji menyebut, ajudannya baru akan masuk ke dalam kamarnya jika diperintah oleh dirinya.

Editor: Mumu Mujahidin
Warta Kota/HENRY LOPULALAN
Mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (31/7/2013).Susno Duadji singgung tudingan pelecehan oleh Brigadir J terhadap istri Irjen Pol Ferdy Sambo di dalam kamar. 

TRIBUNCIREBON.COM - Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji komentari tudingan Brigadir J lakukan pelecehan kepada Putri Candrawathi istri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Sebelumnya Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak meyakini bahwa almarhum tidak mungkin berani masuk ke dalam kamar pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Terlebih Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Menurut Kamaruddin Simanjuntak, berdasarkan pengalamannya mengenal banyak jenderal, hubungan ajudan dengan atasannya itu sangat terbatas.

Bahkan menurut dia, ada temannya yang tiga tahun menjabat sebagai ajudan, mengatakan bahwa melihat hendel pintu kamar majikannya pun tidak berani.

Sehingga, ia menduga bahwa Brigadir J tidak mungkin masuk ke dalam kamar Ferdy Sambo yang mana di dalamnya ada Putri Candrawathi, tanpa seizin atasannya.

Kamaruddin Simanjuntak bahwa ragu bahwa Brigadir J nekat melakukan pelecehan kepada istri atasannya tersebut.

Tak hanya itu, Kamaruddin Simanjuntak juga menyinggung soal senjata jenis Glock-17 yang digunakan oleh Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Sebab menurut dia, hanya polisi setara Brigjen yang memilikinya.

Baca juga: Brigadir J Diancam akan Dihabisi Jika Naik ke Atas, Kaharudin Sebut Polisi harus Bongkar Makna Itu

Pendapat itu diamini oleh Kabareskrim Polri Periode 2008-2009, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, yang menyebut bahwa tidak mungkin seorang ajudan masuk kamar tanpa seizin atasannya.

Berdasarkan pengalamannya, Susno Duadji menyebut, ajudannya baru akan masuk ke dalam kamarnya jika diperintah oleh dirinya.
 
Kemudian soal kepemilikan senjata, ia menyebut bahwa ada SOP-nya untuk polisi dibekali senjata.

Pada tayangan Dua Sisi di Youtube tvOneNews, Jumat (5/8/2022), Kamarudin Simanjuntak menjelaskan soal keyakinannya bahwa Brigadir J tidak mungkin nekat masuk ke dalam kamar istri Ferdy Sambo.

"Teman saya itu puluhan bahkan ratusan jenderal, mereka para ajudan kalau komunikasi dengan para atasannya itu bikin saya pusing, jawabnya cuma siap-siap saja. Ditanya sudah makan, jawabannya cuma siap. Jadi saya berpikir, sebenarnya siap sudah makan atau belum," beber Kamarudin Simanjuntak.

Ia pun menyebut bahwa ada batasan yang sangat jelas antara ajudan dan atasannya ini.

"Nah mereka itu cuma di pos-pos itu saja, tidak bisa masuk ke rumah utama. Tidak ada itu. Malah ada teman saya polisi biasa 3 tahun jadi ajudan, nengok hendel pintu kamar bosnya aja gak berani itu menatap," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved