Kasus Brigadir J

Susno Duadji Singgung Tudingan Pelecehan Brigadir J pada Istri Irjen Ferdy Sambo di dalam Kamar

Berdasarkan pengalamannya, Susno Duadji menyebut, ajudannya baru akan masuk ke dalam kamarnya jika diperintah oleh dirinya.

Editor: Mumu Mujahidin
Warta Kota/HENRY LOPULALAN
Mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (31/7/2013).Susno Duadji singgung tudingan pelecehan oleh Brigadir J terhadap istri Irjen Pol Ferdy Sambo di dalam kamar. 

Kamaruddin Simanjuntak menyebut, dirinya tak yakin Brigadir J masuk ke kamar pribadi Ferdy Sambo tanpa izin atasan.

"Artinya Anda gak percaya Brigadir J masuk ke dalam kamar istri Kadiv Propam?," tanya host.

"Nggak lah, dia hanya disuruh sebagai yang betanggung jawab," kata Kamaruddin Simanjuntak lagi.

Kemudian ia juga menyinggung soal senjata Glock-17 yang dipakai Bharada E.

Baca juga: Chat Putri Candrawathi pada Brigadir J Tunjukkan Kedekatan, Istri Ferdy Sambo Miliki Nama Panggilan

"Saya udah tahu Glock-17 ini kan buatan Austria, ini kan senjatanya para raja, minimal Brigjen dia," ungkap Kamaruddin.

Menanggapi hal itu, Susno Duadji pun menceritakan pengalamannya saat menjadi Kabareskrim dan dibekali ajudan.

"Kalau tidak ada kepentingan, dalam keadaan nomal tidak dipanggil, ya nggak mungkin lah (masuk kamar atasan)," kata dia tegas.

Namun ia menjelaskan, ada momen tertentu ajudan bisa masuk ke kamar pribadi atasannya.

"Kalau misalnya saya panggil, misalnya ini ada benda berat, misalnya barbel saya dari kamar pindahkan ke teras (baru masuk ke kamar). Artinya harus atas perintah," jelas dia lagi.

Ia pun menyebut, jika ada ajudan yang berani masuk ke kamar tanpa izin berarti sudah nekat dan siap kehilangan pekerjaannya.

"Tapi kalau dia masuk misalnya tanpa izin, nah ini berarti dia sudah tidak mau lagi ikut kita," kata dia.

"Memang artinya sopan santun ada, tapi kalau ada perintah baru masuk. Karena setiap masuk kan ada kepentingan," tambahnya.

Kemudian soal kepemilikan senjata oleh Bharada E selaku sopir Ferdy Sambo, ia pun memberikan tanggapan.

Soal kasus Brigadir J, Mantan Kabareskrim Susno Duadji menyebut, ajudan tidak mungkin berani masuk pribadi tanpa perintah atasan.

Baca juga: Susno Duadji Sindir Bharada E, Sebut Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo Lebih Hebat dari para Jenderal

Susno Duadji pun mengakui bahwa saat itu sopirnya juga dibekali senjata.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved