Breaking News:

Habib Bahar bin Smith Dituntut 5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut JPU Diintervensi Penguasa

Habib Bahar bin Smith dituntut 5 tahun penjara, Ichwan Tuankotta sebagai kuasa hukumnya langsung menyebut bahwa JPU diintervensi penguasa.

Editor: dedy herdiana
Dok. Tribunjabar.id
Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta ditemui sebelum sidang vonis di PN Bandung, Selasa (09/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith dituntut 5 tahun penjara, Ichwan Tuankotta sebagai kuasa hukumnya langsung menyebut bahwa Jaksa Penuntut Umum ( JPU) diintervensi penguasa.

Hal itu diungkapkan Ichwan, seusai sidang tuntutan terhadap kliennya di Pengadilan Negeri Bandung ( PN Bandung) Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/7/2022). 

Baca juga: Habib Bahar Dituntut 5 Tahun Penjara, Pendukungnya Langsung Teriak Tidak Adil di Ruang Sidang

Habib Bahar dituntut JPU hukuman kurungan penjara selama lima tahun, lantaran dianggap bersalah menyebarkan berita bohong hingga menimbulkan keonaran, sesuai dengan Pasal 14 ayat 1 UU nomor 1 tahun 1946 Jo Pasal 55 KUHPidana. 

Atas tuntutan tersebut, Ichwan menilai jika JPU tidak adil. Ia menduga ada diintervensi dari penguasa terhadap JPU.

"Karena fakta-fakta persidangan tidak seperti itu. Jadi, saya menduga ini ada intervensi dari penguasa yang ikut campur dalam permasalah ini dan akhirnya jaksa tidak independen alias buta dan tuli," ujar Ichwan. 

"Dari fakta-fakta persidangan yang kita hadirkan semua dan saksi-saksi itu, diadopsi semua sama jaksa, tapi jaksa tidak clear dan independen, sehingga ada intervensi memberikan tuntutan yang berat," tambahnya. 

Bahar bin Smith sampaikan pernyataannya saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (21/7/2022).
Bahar bin Smith sampaikan pernyataannya saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (21/7/2022). (Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman)

Atas tuntutan tersebut, pihaknya bakal melakukan pembelaan atau pleidoi pada pekan depan. 

"Tapi nanti kita bisa buktikan dipembelaan kita. Makanya tunggu satu Minggu lagi karena kita juga punya hak untuk pembelaan terhadap klien kami," katanya. 

Ia pun memohon kepada majelis hakim agar tidak terpengaruh dengan apa yang disampaikan JPU

"Jadi, hakim harus independen dan dia punya hati nurani untuk menegakkan kebenaran dan keadilan," ucapnya.

Baca juga: Pendukung Habib Bahar Teriak Tuntutan 5 Tahun Penjara Tak Adil saat Sidang, Hakim Bereaksi Begini

Sebelumnya, JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, menuntut Habib Bahar bin Smith dengan pidana kurungan penjara selama lima tahun.

Tuntutan terhadap Bahar dibacakan JPU Kejati di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/7/2022). 

"Menuntut terdakwa HB Assayid Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara selama 5 tahun," ujar JPU.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved