Breaking News:

Tujuh Warung yang Kerap Digunakan Praktik Esek-esek Dihancurkan Satpol PP Kota Cirebon

Menurut dia, masyarakat sekitar merasa resah akan keberadaan warung itu, karena dijadikan tempat esek-esek dan menjual minuman keras (keras).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com
Sejumlah petugas Satpol PP Kota Cirebon saat membongkar warung yang kerap dijadikan tempat esek-esek di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (12/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Satpol PP Kota Cirebon menertibkan warung yang kerap dijadikan tempat praktik esek-esek, Selasa (12/7/2022).

Warung tersebut berada di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Terdapat tujuh warung esek-esek yang dibongkar para petugas Satpol PP Kota Cirebon.

Bangunan semi permanen warung itu pun tampak dibongkar secara manual menggunakan berbagai peralatan yang dibawa petugas.

Di antaranya, palu berukuran besar, linggis, tang, gergaji, dan lainnya.

Para petugas membongkar warung tersebut hingga rata dengan tanah.

Sejumlah petugas Satpol PP Kota Cirebon saat membongkar warung yang kerap dijadikan tempat esek-esek di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (12/7/2022).
Sejumlah petugas Satpol PP Kota Cirebon saat membongkar warung yang kerap dijadikan tempat esek-esek di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (12/7/2022). (Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com)

Namun, material bangunan tampak tidak diangkut dan hanya dirapihkan di sekitar kawasan sekitar bekas warung esek-esek itu berdiri.

Proses pembongkaran warung tersebut juga memakan waktu kira-kira lebih dari satu jam dan turut melibatkan unsur TNI, Polri, serta pengurus RT - RW setempat.

Kepala Bidang Penertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kota Cirebon, Suweka, mengatakan, penertiban warung kali ini dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat.

Menurut dia, masyarakat sekitar merasa resah akan keberadaan warung itu, karena dijadikan tempat esek-esek dan menjual minuman keras (keras).

Baca juga: Geledah Warung Remang-remang, Satnarkoba Polres Cirebon Kota Temukan Ratusan Botol Miras

"Masyarakat melaporkan bahwa warung ini didirikan sejak 20 tahun lalu, namun belakangan ini dijadikan tempat prostitusi," kata Suweka saat ditemui seusai kegiatan.

Ia mengatakan, laporan itu pun langsung ditindaklanjuti dan mengerahkan puluhan personel untuk membongkar warung sehingga tidak beroperasi kembali.

Selain itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus RW setempat rencananya di tanah bekas warung berdiri bakal dibangun taman.

Agar tempatnya bermanfaat sebagai ruang terbuka hijau (RTH) bagi masyarakat dan warung semacam itu tidak dibangun lagi.

"Kami juga menertibkan satu warung di Jalan Cipto Mangunkusumo yang merupakan kawasan tertib lalu lintas (KTL)," ujar Suweka.

Suwela menyampaikan, peringatan tertulis telah dilayangkan hingga beberapa kali kepada pemilik warung untuk membongkar sendiri.

Namun, peringatan itu tidak digubris sehingga petugas Satpol PP Kota Cirebon dikerahkan untuk membongkar paksa warung tersebut.

"Kami sudah berkali-kali mengingatkan baik tertulis maupun lisan, tetapi tetap membandel sehingga terpaksa ditertibkan," kata Suweka.

Baca juga: Nenek 68 Tahun Jadi Tersangka, Polisi Temukan Pasangan Tengah Berhubungan di Warung Kopi Miliknya

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved