Sabtu, 25 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Prakiraan Cuaca

Waspada, Cuaca Majalengka Juli Ini Bakal Diwarnai Angin Kumbang dari Gunung Ciremai

Angin kencang yang disebut angin kumbang dari Gunung Ciremai akan menerjang Majalengka pada bulan Juli hingga Oktober mendatang

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Prakirawan BMKG Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Izyin, menjelaskan angin kumbang dari Gunung Ciremai bakal turun menerjang Majalengka, Cirebon dan Kuningan saat musim kemarau mulai Juli hingga Oktober. 

Pada umumnya menurut Faiz Zyin, musim kemarau tahun ini diprakirakan bersifat di atas normal, yang berarti kondisi curah hujannya lebih banyak dari tahun 2020 lalu atau dari rata-rata normalnya.

“Beberapa hari kemarin suhu udara terasa dingin pada malam dan pagi hari. Ini disebabkan adanya pergerakan massa udara dingin dan kering dari Australia ke Asia yang melewati wilayah-wilayah Indonesia,” ucapnya.

Saat musim kemarau tiupan awan sedikit, atau bisa dikatakan tidak ada sehingga bumi ini jadi semacam tidak berselimut, lalu panas yang diserap pada siang hari akan sangat mudah dilepas pada malam hari, sehingga malam hari terasa lebih dingin dari biasanya.

Angin kumbang sendiri di Kabupaten Majalengka disebut angin lalakina.

Disebut angin lalakina karena angin yang terjadi di Majalengka bisa sangat besar dan bisa menyingkapkan rok para perempuan bagi yang mengenakan rok lebar.

Ketika angin besar, kaum perempuan yang mengenakan rok lebar akan kesulitan mengendalikan roknya karena akan menyingkap ke atas dan rambut pun kusut tertiup angin.

Kedua tangan akan repot menahan rok yang tersingkap dan wajah “merem” terkena hempasan angin bercampur debu.

“Biasanya kalau sudah angin besar rok tersingkap, ketika ini terjadi dan tengah berjalan kaki maka kedua tangan sibuk merapikan rok, sambil membelakangi arah angin seraya mata ‘merem’, agar wajah tidak terkena debu. Makanya banyak yang menyebut angin kumbang disebut angin lalakina," jelas dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved