Breaking News:

SOSOK Salvador Ramos, Pemuda 18 Tahun yang Tembak 21 Orang di Texas, Akhirnya Tewas Ditembak Polisi

Sosok Salvador Ramos, pemuda berusia 18 tahun yang menembak 19 siswa dan dua orang dewasa hingga tewas di Texas, akhirnya ia pun tewas ditembak polisi

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Instagram
Salvador Ramos, pelaku penembakan yang menewaskan 19 siswa di Texas. 

TRIBUNCIREBON.COM, TEXAS - Sosok Salvador Ramos, pemuda berusia 18 tahun yang menembak 19 siswa dan dua orang dewasa hingga tewas di Texas, akhirnya ia pun tewas ditembak polisi.

Sedikitnya 19 siswa tewas dalam penembakan massal di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas, menurut pejabat setempat yang dikutip oleh Associated Press (AP). Dua orang dewasa juga tewas, salah satunya seorang guru menurut Gubernur Texas Greg Abbott.

Pria bersenjata yang dicurigai, seorang berusia 18 tahun dari kota kecil itu, juga tewas, kata pihak berwenang.

Baca juga: Pemuda 18 Tahun Lakukan Penembakan Massal di SD Wilayah Texas, Tewaskan 22 Orang

Dia memasuki sekolah dasar sekitar pukul 11:30 Selasa dan dipersenjatai dengan dua senapan gaya militer, menurut Senator negara bagian Roland Gutierrez yang mengatakan kepada AP yang telah diberi pengarahan oleh polisi negara bagian.

Tragedi di Uvalde sekarang menjadi penembakan sekolah paling mematikan ketiga dalam sejarah AS. Menurut penghitungan berjalan oleh Education Week, ada 27 penembakan sekolah di sekolah K-12 yang mengakibatkan cedera atau kematian sepanjang tahun ini.

Frekuensi itu dapat menempatkan tahun 2022 di jalur sebagai tahun dengan jumlah penembakan yang lebih tinggi daripada tahun lalu, yang melihat 34 insiden secara keseluruhan.

Penembakan itu, yang merupakan yang terbaru dalam epidemi nasional kekerasan senjata, menyebabkan seruan baru untuk undang-undang kontrol senjata yang lebih kuat, ketika Asosiasi Senapan Nasional, salah satu kelompok politik dan organisasi hak senjata paling kuat di negara itu, bersiap untuk mengadakan pertemuan tahunan di Houston pada hari Jumat.

Presiden Joe Biden, yang baru saja kembali dari perjalanan lima hari ke Asia, menyerukan pembatasan senjata baru dalam pernyataan penuh emosional setelah penembakan itu. “Saya muak dan lelah dengan itu,” katanya dalam konferensi pers. “Kita harus bertindak. Dan jangan bilang kita tidak bisa berdampak pada pembantaian ini.”

Apa yang kita ketahui tentang pelaku penembakan?
Pejabat penegak hukum mengatakan pria bersenjata itu tampaknya bertindak sendiri. "Penyelidikan memberi tahu kami bahwa tersangka bertindak sendiri pada saat ini," kata kepala polisi Distrik Sekolah Independen Uvalde Pete Arredondo kepada wartawan.

Abbott mengidentifikasi tersangka pria bersenjata itu sebagai Salvador Ramos, yang dilaporkan adalah seorang siswa di Uvalde High School.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved