Keren! Kerajinan Rotan Sintesis Warga Binaan Lapas Majalengka Banyak Dipesan Pejabat
para warga binaan membuat kerajinan berbahan rotan sintetis seperti pembuatan vas bunga, wadah pensil banyak dipesan oleh sejumlah pejabat.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Lapas Kelas II B Majalengka terus memberdayakan warga binaannya.
Salah satunya dalam hal mengasah keterampilan guna membentuk keahlian keterampilan khusus.
Pada kesempatannya, pihak lapas mengarahkan para warga binaan membuat kerajinan berbahan rotan sintetis seperti pembuatan vas bunga, wadah pensil dan lainnya.
Kini hasil produksinya itu, kerajinan rotan sintetis banyak dipesan oleh sejumlah pejabat.
Baca juga: MANTAP, Warga Binaan Lapas Kuningan Bisa Bikin Kursi Rotan Berkualitas, Hasilnya Diekspor ke Eropa
Baca juga: Lapas Kelas IIB Majalengka Gelar Donor Darah
Kepala Lapas Majalengka, Suparman mengatakan, hasil produk manufaktur ini sengaja dikerjakan di dalam Lapas untuk memberdayakan keterampilan para narapidana yang memiliki keahlian khusus.
"Bagi warga binaan yang memiliki keterampilan khusus kita salurkan ke produksi manufaktur rotan sintetis. Meski berjalan baru sebulan ini di masa pandemi, banyak pejabat yang sudah membeli hasil produk mereka," ujar Suparman kepada Tribun, Selasa (19/4/2022).
Menurutnya, hasil penjualan produk warga binaan ini diperuntukkan bagi mereka untuk bekal tambahan selama menjalani masa tahanannya.
Vas bunga, wadah pensil dari rotan sintetis warga binaan ini pun mampu dikerjakan selama satu bulan atau sesuai pesanan para konsumen.
"Harganya bervariasi mulai ratusan ribu sampai jutaan," ucapnya.
Selain pemesanan dari pejabat, ada juga dari perkantoran dan perseorangan yang ingin membeli produk manufaktur warga binaan.
Kata Suparman, pihaknya juga sering melakukan pemasaran produksi warga binaan itu dengan menjajakannya di halaman Kantor Lapas Majalengka.
"Pada kesempatan ini, dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58, kami melakukan giat One Day, One Day Prison's Product, di mana bertujuan untuk memperkenalkan serta memasarkan produk hasil karya warga binaan," jelas dia.
Dengan kegiatan seperti ini, Suparman berharap warga binaan saat keluar dari lapas akan memiliki penghasilan sendiri.
Bahkan, tak menutup kemungkinan mereka pun akan mampu membuka lapangan kerja bagi warga lainnya di sekitar tempat tinggalnya nanti.
"Kami berharap dengan penyaluran bakat dan keterampilan mereka selama di dalam Lapas, akan memberikan penghasilan saat mereka menyelesaikan masa tahanan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Produk-Rotan-Buatan-Warga-Binaan-Lapas-Majalengka.jpg)