Dulu Jadi Wabup Didukung Nasdem, Kini Sahrul Gunawan Belot ke Partai Golkar, Ini Tanggapan Saan
Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Sahrul Gunawan resmi membelot ke Partai Golkar dari Partai Nasdem
Sahrul mengatakan, ia ingin membuat fondasi yang lebih kuat, dan di parlemen harus bisa memperjuangkan hak masyarakat.
"Ketika saya turun, saya tidak mau aktivitas foto-foto saja dengan masyarakat, tapi setidaknya ada yang diberikan ke masyarakat, pingin gagah lah sedikit," ujarnya sambil tersenyum.
Walau demikian kata Sahrul, pihaknya tetap komunikasi baik dengan partai yang mengusungnya, yakni Nasdem.
"Cuman, ya itu, saya harus melihat dimana tempat saya, yang bisa mengakomodir aspirasi masyarakat melalui saya," kata dia.
Saat diainggung bertemu dengan ketua umum Golkar, Sahrul mengatakan, komunikasi bisa dilakukan dengan siapa saja.
"Untuk saya sendiri sebetulnya ketika saya berada di birokrasi, saya ingin melepaskan segala macam atribut, yang menghambat proses saya bekerja. Sebagai pendamping beliau (Bupati Bandung, Dadang Supriatna), agar saya bisa memaksimalkan tupoksi saya sebagai Wakil Bupati," ujarnya.
Sahrul mengaku, memang jelas di dalam tugas dan wewenang dari pelimpahan tugas Bupati ke Wakil Bupati baik di bidang sosial, kemanusiaan, pariwisata, sehingga saya bisa lebih punya peranan.
"Tentu saya butuh satu support tidak hanya dari sisi birokrasinya, tapi juga dari sisi politik," tuturnya.
Sahrul memaparkan, dari beberapa pihak yang berkomunikasi dengannya, bisa saja suatu saat nanti, ia berada di partai tersebut.
"Tapi sekarang saya berjalan saja dulu, buat saya sih yang paling penting meskipun saya lebih berkeliling saja, secara random karena saya juga tak tau banyak, tidak dilibatkan juga, di Bperjakat, APD, Kemudian di beberapa unsur organisasi dan lain sebagainya," tuturnya.
Sahrul menjelaskan, ada 1 juta pemilihnya yang juga berada di wilayah ini, pemilih itu merupakan satu amanah.
"Jadi saya harus membuktikan kepada masyarakat, dan saya sudah menginfakkan diri saya untuk Kabupaten Bandung. Jadi upaya-upaya saya adalah bagaimana saya memiliki ruang-ruang yang lebih kuat lagi, agar saya bisa bekerja, itu saja," ucapnya. (*)