Pembacokan di Wilayah Desa Kramatmulya, Orang Nomor Satu Desa Tersebut Ungkap Begini
pembacokan yang dilakukan Dedi (45) warga Desa Kramatmulya terhada Dewong menjadi perhatian pemerintah Desa Kramatmulya.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tidak lama dari kejadian tadi, kemudian saksi melihat temannya luka - luka itu akhirnya di bawa ke Rumah Sakit Linggarjati, Kecamatan Cilimus dan sampai sekarang menjalan Rawat Inap. "Iya korban sedang menjalani perawatan," ujarnya.
Geger peristiwa keributan hingga menimbulkan korban yang kini terbaring di Rumah Sakit Linggajati, sontak menjadi obrolan warung kopi di daerah Kecamatan Kramatmulya. Diketahui korban yang di ketahui bernama Wawan Setiawan (35) alias Dawong, sekaligus warga Desa Karangmangu, Kecamatan Kramatmulya yang sebelumnya mengalami luka robek di beberapa jasadnya itu diduga akibat bacokan senjata tajam.
"Iya Kang, kalau korban itu warga kami dikenal dengan nama Dawong. Kini korban yang terkena sabetan itu sedang mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Linggajati," ungkap Sekretaris Desa Karangmangu, Enda saat memberikan keterangan kepada Tribuncirebon.com, Senin (21/2/2022).
Mengenai pelaku, kata Enda yang dikenal dengan sebutan Ulis alias Juru Tulis itu mengemuka, sebenarnya pelaku dan korban itu satu sama lain saling mengenal dan mereka sering bermain bareng. "Iya untuk pelaku dan korban itu saling kenal dan mereka berteman cukup dikenal juga oleh warga sekitar. Namun, entah masalahnya apa hingga terjadi cekcok begitu, korban Dawong kini terluka dan di rawat di RS Linggajati," ujarnya.
Menyinggug soal kejadian, kata Ulis mengaku bahwa kejadian cekcok itu terjadi pada hari Jumat tanggal 18 Februari 2022, sekira jam 19.30 WIB.
"Ya informasinya itu diduga telah terjadi tindak pidana Penganiayaan yang di duga menggunakan sajam yg terjadi di Dusun Puhun Rt/Rw 008/013 Desa Kramatmulya," katanya.
Informasi diterima bahwa kejadian itu berlangsung di rumah milik pelaku, yang diketahui bernama Dedi (45), alamat Dusun Puhun Rt/Rw 008/013 Desa /Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. "Informasi kami terima terduga pelaku itu Dedi," katanya.
Adanya keributan hingga melukai warga desanya, Ulis mengaku bahwa pihak pemerintah bersedia melakukan mediasi. "Kami yakinkan tidak ada balasan ulang atas kejadian ini, namun pemerintah desa bersedia untuk mediasi dan melerai permalasahan seperti ini, apalagi dalam mediasi nanti melibatkan petugas Babinsa juga," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/dewong-dirawat-di-rs-linggajati.jpg)