Jalan Rusak di Kuningan
Sekda Kuningan Tinjau Langsung Jalan Rusak Tundagan–Cageur, Janjikan Perbaikan
Sekda Kuningan langsung mendatangi lokasi jalan rusak di perbatasan Kecamatan Darma dan Hantara.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kerusakan jalan Tundagan–Cageur lintas kecamatan yang dikeluhkan warga langsung mendapat perhatian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana.
Ia turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan pada Selasa (2/6/2026) pukul 14.00 WIB.
"Atas perintah Pak Bupati kami melakukan peninjauan sekaligus tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan rusak di beberapa titik sehingga mengganggu aktivitas," kata Sekda U Kusmana didampingi Teddy Sukmajayadi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
Menurut Sekda, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), sebagian besar ruas jalan tersebut sebenarnya telah mendapatkan penanganan pada tahap sebelumnya.
Namun masih terdapat sekitar 200 hingga 300 meter ruas jalan yang belum tersentuh perbaikan dan saat ini masuk dalam perencanaan lanjutan.
"Sisa ruas jalan yang masih rusak telah diusulkan untuk diperbaiki. Kemudian kami terima dari informasi dari PUTR, ruas jalan yang tersisa ini sudah masuk dalam rencana pembangunan dimulai pada bulan Juli mendatang," ucapnya.
U Kusmana mengakui bahwa masyarakat memiliki harapan besar agar jalan tersebut segera diperbaiki mengingat kondisinya yang cukup memprihatinkan.
"Kami dari pemerintah berupaya mempercepat proses yang ada tanpa mengabaikan ketentuan dan tahapan yang berlaku," katanya.
Sekda juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Perbaikan jalan dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan," katanya.
Sebelumnya, kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan antara Desa Tundagan di Kecamatan Hantara dan Desa Cageur di Kecamatan Darma membuat warga resah.
Terlebih kerusakan jalan dinilai membahayakan pengguna jalan dan kerap menimbulkan kecelakaan, terutama para pengendara roda dua.
"Kerusakan jalan ini sudah sangat lama dan sering menimbulkan korban pengendara. Akibatnya, kami bareng warga melakukan perbaikan dengan urunan hingga menimbulkan utang di toko material sekitar Rp 5 juta," kata Nendi (50) yang juga tokoh masyarakat Kecamatan Hantara saat ditemuin di lokasi jalan rusak, Selasa (2/6/2026).
Nendi mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk inisiatif sekaligus pencegahan meningkatnya kecelakaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Tak-Kunjung-Diperbaiki-Warga-Gotong-Royong-Cor-Jalan-Rusak.jpg)