Pemkab Kuningan Tangani Eceng Gondok
Eceng Gondok Kepung Waduk Darma, Bupati Kuningan Siapkan Gerakan Garpu Sendok
Eceng Gondok Kepung Waduk Darma, Bupati Kuningan Siapkan Gerakan Garpu Sendok
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Pemkab Kuningan berencana menjalankan program Garpu Sendok atau Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok untuk mengatasi penyebaran gulma air di Waduk Darma yang dinilai mengganggu fungsi waduk dan sektor pariwisata.
- Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengungkapkan sekitar enam hektare area Waduk Darma telah tertutup eceng gondok.
- Pemkab akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencari solusi penanganan yang lebih efektif.
Laporan Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM- Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai mengambil langkah untuk mengatasi penyebaran eceng gondok yang semakin meluas di kawasan Waduk Darma.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu fungsi waduk sekaligus mengurangi daya tarik wisata yang menjadi salah satu andalan daerah.
Saat meninjau langsung lokasi pada Rabu (3/6/2026), Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan rencana pelaksanaan program Garpu Sendok yang merupakan singkatan dari Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok.
Baca juga: Setelah Ambruk Rp25.000, Harga Emas Antam di Indramayu dan Majalengka Bertahan di Rp2,77 Juta
"Kami segera melaksanakan Garpu Sendok ya Pak Kuwu. Garpu Sendok itu Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok. Sebab tumbuhan air kalau dibiarkan dapat mengganggu wisatawan juga," ujar Dian.
Menurutnya, penanganan eceng gondok tidak memungkinkan dilakukan secara manual dengan mengandalkan tenaga masyarakat semata. Karena itu, Pemkab Kuningan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencari solusi yang lebih efektif.
"Nanti kita akan komunikasikan dengan pemerintah provinsi, termasuk kepada Pak Sekda Jabar, karena ini masuk wilayah kerja PSDA Jabar," katanya.
Baca juga: Setelah Ambruk Rp25.000, Harga Emas Antam di Indramayu dan Majalengka Bertahan di Rp2,77 Juta
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, sekitar enam hektare area perairan Waduk Darma telah tertutup eceng gondok dari total luas waduk yang mencapai lebih dari 240 hektare.
Bupati Dian mengingatkan bahwa pertumbuhan gulma air tersebut berlangsung sangat cepat. Jika tidak segera dikendalikan, keberadaannya dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, aktivitas masyarakat, hingga sektor pariwisata.
"Pertumbuhan eceng gondok sangat cepat. Jika tidak segera ditangani, tentu akan menimbulkan berbagai persoalan, baik terhadap fungsi waduk maupun sektor pariwisata," ujarnya.
Baca juga: Setelah Ambruk Rp25.000, Harga Emas Antam di Indramayu dan Majalengka Bertahan di Rp2,77 Juta
| SOSOK Dadan Hindayana, Dari Ahli Serangga hingga Kepala BGN, Kini Dicopot Prabowo usai Evaluasi MBG |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 Juni 2026: Nilai-Nilai Kebaikan dalam Bertutur Kata |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling di Cirebon Hari Ini 3 Juni 2026, Ada di Balai Desa Tegalwangi dan Pangkalan |
|
|---|
| Pesik Kuningan Kalahkan PS Badung 1-0, Pastikan Lolos ke-32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026 |
|
|---|
| UPDATE Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Lagi, di Indramayu dan Majalengka Ambruk Segini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Waduk-Darma-Eceng-Gondok-16-April.jpg)