Pria di Ciamis Tewas Tersambar Petir Saat Cari Keong, Mayatnya Ditemukan Tergeletak di Pinggir Sawah
Hujan badai yang ditandai curah hujan tinggi disertai angin kencang dan petir kembali melanda Ciamis sepanjang Senin (31/1) sore.
Sambaran petir merusak lampu di 5 titik, juga merusak NCB, kulkas, tv, pompa sanyo, majig com, bster dan sibel pompa air.
Korban sekeluarga selamat, hanya peralatan elektronik saja yang rusak disambar petir.
Warga dan berbagai pihak juga bergotong royong membersihkan puing-puing bekas sambaran petir di rumah Cipto tersebut.
Baca juga: Kapolres Subang Kecewa Ditipu Pengelola Wisata Taman Anggur Tutulu, Izin Silaturahmi Malah Konser
Nahas bagi Harun (54). Warga Dusun Purwodadi Rt 5 RW 3 Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar tersebut tewas tersambar petir saat mencari keong untuk pakan itik di areal persawahan milik warga di Dusun Citamiang Desa Cintaratu Lakbok Ciamis Senin (31/1) pukul 17.05 sore.
Jasad korban ditemukan tergeletak telentang di pinggir sawah, dekat tubuh korban ditemukan ember berisi keong.
Dan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian ditemukan sepeda yang biasa digunakan korban saat mencari keong untuk pakan itik.
Ketua FK Tagana Ciamis, Ade Waluya mengimbau warga untuk lebih waspada dengan dengan fenomena hujan badai yang sekarang sering terjadi terutama sore hari.
Hujan badai yang ditandai curah hujan tinggi ekstreem disertai angin kencang dan sambaran petir.
Waspada banjir, longsor, waspada pohon tumbang akibat terjangan angin kencang. Dan waspada sambaran petir, berhati-hati mencari tempat berteduh saat hujan lebat disertai sambaran petir. Dan hindari tempat terbuka seperti sawah, lapangan bola ketika hujan turun disertai sambaran petir (andri m dani)