Breaking News:

Picu Kerumunan, Satgas Covid-19 Jabar Langsung Tutup Taman Anggur Kukulu Subang selama Tiga Hari

Satgas Covid-19 Jawa Barat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang langsung menindak tegas pengelola kawasan wisata Taman Anggur Kukulu

Editor: dedy herdiana
Dokumentasi/Humas Polres Subang
Kapolres Subang AKBP Sumarni bersama tim satgas Covid-19 Kabupaten Subang saat memanggil pengelola dari objek wisata taman anggur kukulu di Mapolres Subang, Senin (31/1/2022) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang langsung menindak tegas pengelola kawasan wisata Taman Anggur Kukulu di Kabupaten Subang, yang menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan sehingga viral di media sosial.

Kepala Satpol PP Jabar selaku Ketua Divisi Kepatuhan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, M Ade Afriandi, mengatakan pihaknya sudah menggelar rapat mengenai kasus ini dan akhirnya tempat wisata tersebut ditutup selama tiga hari.

"Kasus ini sudah ditindaklanjuti oleh Bupati Subang dan diputuskan memberikan sanksi penutupan destinasi wisata selama tiga hari mulai 1 sampai 3 Februari 2022," katanya melalui ponsel, Selasa (1/2).

Baca juga: Kapolres Subang Kecewa Ditipu Pengelola Wisata Taman Anggur Tutulu, Izin Silaturahmi Malah Konser

Ade mengatakan setelah mendapat informasi mengenai kerumunan tersebut, dilakukan pengecekan juga oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, BPBD Kabupaten Subang, dan Polres Subang.

"Hasilnya, info bahwa berita tersebut benar, terjadi di Destinasi Wisata Taman Anggur, Kampung Kukulu, Kecamatan Pagaden Barat, milik Oni Suwarman, Anggota DPD RI," katanya.

Ia mengatakan sebelumnya pengelola wisata hanya menyampaikan surat pemberitahuan kepada Kapolres Subang dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang mengenai acara tersebut.

Bupati Subang pun, katanya, sudah menyatakan destinasi wisata Taman Anggur Kukulu telah melanggar protokol Kesehatan Covid-19. Kegiatan hiburan yang dilakukan oleh destinasi wisata ini dapat menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Omicron.

Sehubungan dengan hal tersebut, katanya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mengeluarkan sanksi berupa penutupan sementara destinasi wisata Taman Anggur Kukulu, yaitu mulai dari tanggal 1 Februari 2022 sampai dengan 3 Februari 2022. 

Adapun tujuan pemberian sanksi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi agar ke depannya tidak terjadi lagi kegiatan yang bisa menimbulkan atau mengundang kerumunan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Subang.

Sebelumnya diberitakan, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang buka suara terkait viralnya video gelaran konser musik yang mengundang ribuan masa di tengah pandemi Covid-19. 

Juru bicara satgas Covid-19 Kabupaten Subang, Maxi, langsung memberikan mengklarifikasi. Maxi mengatakan, menurut informasi dari pihak kepolisian bahwa acara konser musik tersebut tidak memiliki izin untuk acara konser musik, pihak kepolisian dari Polres Subang hanya memberikan izin acara silaturahmi dan acara pentas seni. 

"Awal mulanya menurut keterangan dari Ibu Kapolres Subang itu sebenarnya hanya memberikan izin silaturahmi serta pentas seni," ucap Maxi di Subang, Selasa (1/2/2022). 

Menurut Maxi, didalam acara tersebut ternyata pihak panitia mengundang penyanyi cafe asal Yogyakarta yang cukup terkenal. Sehingga, membuat fans yang berada di Kabupaten Subang hendak berdatangan dan menimbulkan kerumunan massa yang cukup besar. 

"Mungkin acara yang menghadirkan band dikagumi kaum milenial sehingga responnya pun terjadinya penumpukan banyak orang dan kerumunan akibat reaksi dari masyarakat," katanya. 

Atas hal tersebut, tim satgas Covid-19 Kabupaten Subang langsung melakukan rapat dan mengevaluasi agar kasus seperti ini tidak kembali terulang kembali. 

Satgas pun langsung menindak lanjuti hal tersebut dengan memberikan sanksi penutupan objek wisata dari taman anggur kukulu yang berada di Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang itu. 

"Sehingga, satgas langsung memberikan sanksi dengan penutupan sementara di objek wisata itu selama beberapa hari ke depan," ujar Maxi.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved